Jakarta (ANTARA) - Pelatih kepala PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyebut skor imbang 1-1 melawan Persita Tangerang dalam pekan pertama BRI Super League 2026/27 adalah hasil yang cukup adil.
Dalam laga yang dimainkan di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (5/9), Persita unggul lebih dulu pada menit ke-49 melalui gol Luquinhas. PSIM kemudian baru bisa membalas pada menit ke-84 lewat tembakan jarak dekat Adrian Purzycki.
"Saya pikir kami tidak layak kalah kalau melihat jalannya pertandingan, saya pikir hasil ini sudah cukup adil," kata Van Gastel, dikutip dari laman resmi I.League, Minggu.
Van Gastel kemudian mengungkapkan bahwa dari laga pekan pertama ini, dia mencatat sejumlah aspek yang harus segera dibenahi, salah satunya soal passing.
"Kita lihat di awal laga, kualitas passing kami tidak bagus. Saya pikir passing adalah salah satu kekuatan kami, tetapi di laga kali ini ternyata justru menjadi kelemahan," ucap dia.
Baca juga: Bernardo Tavares soroti faktor angin di laga Persebaya vs Bhayangkara
Ia juga mengatakan gol Persita di awal babak kedua membuat PSIM sempat kesulitan menemukan ritme pertandingan yang diinginkan. Beruntungnya, Laskar Mataram memasukkan pemain-pemain cadangan yang tepat, yakni Raka Cahyana, Alwi Fadilah, dan Nermin Haljeta.
"Perbedaan besar di laga ini datang dari tiga pemain pengganti. Mereka membawa banyak energi, karakter, dan semangat untuk tim. Dampaknya, pemain-pemain lainnya kemudian ikut terbawa energi positif ini," ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Meski demikian, PSIM sebenarnya mengharapkan lebih dari satu poin di laga perdana sebagai kado ulang tahun mereka ke-97.
Adapun pada laga berikutnya, PSIM akan bertandang ke Surabaya untuk melawan tuan rumah Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, 13 September pukul 19.00 WIB.
Baca juga: Hadapi PSM, Marc Klok incar kemenangan di laga perdana
Baca juga: Igor Tolic sebut Persib harus mewaspadai kekuatan PSM
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.