Kini, kepemilikan saham pengendali Lakers berpindah ke tangan pengusaha Josh Kushner, saudara kandung dari menantu mantan Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, bersama mantan Chief Executive Officer (CEO) Disney, Bob Iger.
Kehormatan Besar Kelola Waralaba Ikonik
Dalam keterangan resminya, kolaborasi Josh Kushner dan Bob Iger menyatakan rasa bangga dan penghormatan mereka dapat menjadi pemilik baru klub pemenang 17 gelar juara NBA tersebut.
"Sebagai penggemar seumur hidup NBA, kami sangat terhormat mendapat kesempatan untuk menjadi pengelola Los Angeles Lakers, salah satu waralaba olahraga paling ikonik di dunia," bunyi pernyataan bersama Kushner dan Iger seperti dikutip BBC.
"Kami memiliki rasa hormat yang sangat mendalam atas kepemimpinan dan visi dari Jerry dan Jeanie Buss. Komitmen jangka panjang kami adalah melanjutkan fondasi tersebut, bersaing di level tertinggi, serta melayani tim luar biasa ini, para penggemarnya, dan kota Los Angeles."
https://akurat.co/arena/855103/play-off-nba-lakers-tak-berdaya-thunder-pesta-di-paycom-center-unggul-2-0
Sebelum transaksi fantastis sebesar Rp222,32 triliun ini terjadi, Mark Walter sempat membeli saham Lakers dari keluarga Buss senilai USD10 miliar (sekitar Rp177,85 triliun), yang saat itu juga memecahkan rekor, setelah disetujui oleh Dewan Gubernur NBA pada Oktober 2025.
Sebagai catatan sejarah, mendiang Jerry Buss pertama kali membeli Lakers pada tahun 1979 hanya seharga USD67,5 juta (sekitar Rp1,20 triliun dengan kurs saat ini), yang saat itu mencakup tim hoki Los Angeles Kings dan arena Kia Forum.
Setelah Jerry wafat pada 2013, kepemilikan dikelola oleh enam anaknya sebelum akhirnya dijual ke Mark Walter.
"Menjadi pemilik Los Angeles Lakers adalah salah satu penghormatan terbesar dalam hidup saya," ungkap Mark Walter.
"Saya sangat berterima kasih kepada Jeanie Buss, keluarga Buss, para pemain, dan staf. Lakers adalah milik Los Angeles, dan saya yakin masa depan terbaik tim ini masih berada di depan."
Akuisisi raksasa ini terjadi di tengah masa transisi skuad Lakers. Musim panas ini, Lakers baru saja ditinggal megabintang sekaligus pencetak poin terbanyak sepanjang sejarah NBA, LeBron James, yang memutuskan hengkang ke Philadelphia 76ers di usianya yang ke-41 tahun.
Praktis, tumpuan utama Lakers kini berada di pundak guard asal Slovenia, Luka Doncic, yang didatangkan dari Dallas Mavericks pada Februari 2025. Doncic pun menyambut hangat kedatangan pemilik baru klubnya tersebut.
"Menjadi bagian dari Lakers berarti segalanya bagi saya. Saya sangat bersemangat untuk kembali ke lapangan dan membawa gelar juara ke Los Angeles," tulis Doncic melalui akun media sosial pribadinya.
"Saya sudah terbiasa dengan perubahan besar selama beberapa tahun terakhir. Namun saya tahu, tidak ada batasan untuk potensi waralaba ikonik ini. Saya tidak sabar untuk bertemu Josh dan Bob agar kami bisa mulai bekerja membangun sesuatu yang spesial di LA."
Transaksi ini diprediksi akan semakin memanaskan peta persaingan NBA sekaligus menegaskan posisi Los Angeles Lakers sebagai waralaba olahraga paling bernilai di planet bumi.