Elephants

Pecah Rekor Pribadi dan Sabet Emas Pertama, Robby Al Hilmi Puncaki Peringkat Dunia di Guiyang

September 11, 2026

Dian Eko Prasetio

| 12 September 2026, 01:01 WIB

Pecah Rekor Pribadi dan Sabet Emas Pertama, Robby Al Hilmi Puncaki Peringkat Dunia di Guiyang

Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, keluar sebagai yang tercepat pada sektor speed putra ajang World Climbing Series Guiyang 2026 di Tiongkok, Jumat (11/9/2026). FPTI.

AKURAT.CO, Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, tampil luar biasa dalam ajang World Climbing Series Guiyang 2026 di Tiongkok, Jumat (11/9/2026).

Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil mengamankan medali emas pada nomor speed perorangan putra sekaligus memecahkan catatan waktu pribadi terbaiknya (personal best).

Keberhasilan ini terasa kian istimewa lantaran menjadi koleksi emas pertama Antasyafi Robby Al Hilmi sepanjang keikutsertaannya di panggung kejuaraan World Climbing Series.

Dominasi Robby Al Hilmi di Format Empat Jalur di Big Final

Pada babak big final yang menerapkan format baru empat jalur secara bersamaan, Robby bersaing ketat melawan tiga pemanjat tangguh. Yakni Yongzhi Ling (Tiongkok), Shouhong Chu (Tiongkok), dan Ryo Omasa (Jepang).

Baca Juga: Kirim Lima Atlet Speed ke Guiyang, FPTI Panaskan Mesin Jelang Asian Games

Dengan ketenangan dan kecepatan tinggi, Robby menyentuh tombol finis paling awal dengan catatan waktu tajam 4,65 detik.

Mengekor di belakangnya Yongzhi Ling (4,75 detik) di peringkat kedua dan Shouhong Chu (4,80 detik) di peringkat ketiga.

Berkat tambahan poin dari kemenangan ini, Robby kokoh bertengger di peringkat satu dunia nomor speed perorangan putra seri 2026 dengan raihan total 2.864 poin.

Robby mengaku sangat gembira dan tak menyangka bisa berdiri di podium tertinggi usai bangkit dari kegagalan di tiga seri kejuaraan dunia sebelumnya.

"Saya senang karena ini emas pertama saya di World Climbing Series. Ini berkat dukungan semuanya dan latihan bersama teman-teman atlet di Indonesia," kata Robby dalam keterangan resminya.

Meski meraih hasil sempurna, Robby menegaskan dirinya tetap memiliki evaluasi teknis. Kemenangan bersejarah ini ia persembahkan secara khusus untuk masyarakat Indonesia dan sang ibu.