PBSI apresiasi kinerja positif tim beregu di Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026 22:56 WIB
Wamenpora Taufik Hidayat (tengah) berswafoto dengan sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia usai seremoni pemenang nomor beregu putra Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Indonesia meraih medali emas setelah unggul 3-2 atas China dari keseluruhan lima pertandingan di partai puncak. ANTARA FOTO/Fauzan/app/bar
Ichinomiya, Jepang (ANTARA) - Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), mengapresiasi kerja keras tim beregu putra dan putri yang tampil sesuai harapan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pada nomor beregu putra dan putri, tim bulu tangkis Indonesia sukses menyumbang dua medali bagi kontingen, dengan salah satunya merupakan medali emas.
"Tentunya ini sebuah progress yang bagus sesuai harapan. Masyarakat juga bisa melihat bahwa PBSI tidak diam, kami terus menjalankan program untuk mencetak atlet-atlet dan prestasi terbaik," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Kamis.
Tim bulu tangkis beregu putra dan putri Indonesia, telah menyumbang medali untuk Merah Putih.
Beregu putri terlebih dulu meraih medali perunggu, melalui hasil di babak semifinal yang dikalahkan China 0-3 pada laga yang berlangsung pada Rabu (23/9).
Sementara beregu putra mencatatkan hasil yang membanggakan dengan menyabet medali emas, sekaligus menjadi yang pertama bagi Indonesia pada ajang kompetisi multicabang terbesar di tingkat Asia itu.
Namun Eng Hian mengingatkan para anak asuhnya agar tetap fokus menyambut pertandingan nomor individu yang mulai digelar Jumat (25/9).
Sosok yang akrab disapa Coach Didi itu tak ingin euforia yang terlalu berlebihan berdampak pada menurunnya semangat dan kualitas permainan.
"Kami juga tetap ingin para atlet memberikan yang terbaik, tetap fokus, euforia ini cukup dinikmati malam ini. Besok kami harapkan para atlet bersiap lagi untuk individual. Tetap fokus, fight!" kata Eng Hian.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026