Elephants

PATRIN Buka Suara Terkait Isu Atlet Tunarungu Galang Donasi untuk Kejuaraan Dunia

August 30, 2026

Dian Eko Prasetio

| 30 Agustus 2026, 23:37 WIB

PATRIN Buka Suara Terkait Isu Atlet Tunarungu Galang Donasi untuk Kejuaraan Dunia

Foto Wakil Sekretaris Jenderal DPP Patrin Agung Baghaskoro (ketiga kanan) bersama sejumlah atlet dalam keterangan resmi Patrin di Jakarta, Minggu (30/8/2026). (ANTARA/HO-DPP Patrin)

AKURAT.CO, Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (PATRIN) akhirnya buka suara terkait beredarnya informasi mengenai dugaan atlet tunarungu Indonesia yang harus melakukan penggalangan donasi dari masyarakat demi berlaga di kejuaraan olahraga internasional.

Melalui rilis resmi di akun media sosial resminya, PATRIN menegaskan bahwa selaku wadah resmi yang menaungi pembinaan dan pengembangan olahraga atlet tunarungu di Tanah Air, pihaknya tidak pernah mengetahui apalagi menerima koordinasi resmi terkait penggalangan dana publik tersebut.

PATRIN meluruskan bahwa mekanisme pengiriman kontingen atlet tunarungu Indonesia ke ajang olahraga internasional selama ini selalu melintasi jalur resmi.

Seluruhnya dikoordinasikan secara terstruktur bersama National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

"Terkait informasi pengiriman atlet tunarungu dan adanya penggalangan donasi dari masyarakat. PATRIN menegaskan bahwa terkait hal tersebut, kami tidak mengetahui dan tidak menerima koordinasi resmi," bunyi pernyataan PATRIN dikutip laman Instagram resminya.

"PATRIN akan melakukan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait agar informasi yang beredar dapat memperoleh kejelasan. Mari bersama menjaga transparansi, koordinasi, dan profesionalisme demi kepentingan serta masa depan atlet tunarungu Indonesia."

Koordinasi Solid dengan NPCI dan Kemenpora

PATRIN memastikan hubungan kerja sama dan koordinasi dengan NPCI berjalan sangat harmonis, khususnya dalam hal pembinaan berkelanjutan serta persiapan penugasan atlet-atlet disabilitas tunarungu ke event internasional.

https://www.akurat.co/news/441424/5-fakta-menarik-angkie-yudistia-penyandang-tunarungu-yang-pernah-ikuti-ajang-abang-none

Guna menghindari kesimpangsiuran informasi yang dapat merugikan ekosistem olahraga disabilitas, PATRIN berkomitmen mengusut tuntas persoalan ini secara transparan, profesional, dan terkoordinasi.

"Kami akan melakukan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut untuk memperoleh kejelasan mengenai bagaimana atlet-atlet tersebut dapat dikirim tanpa koordinasi resmi kepada PATRIN, NPCI, dan Kemenpora," lanjut pernyataan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, PATRIN turut menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kemenpora RI atas dukungan fasilitas dan perhatian pembinaan yang konsisten diberikan selama ini.

PATRIN menegaskan komitmennya untuk terus mengawal masa depan para atlet agar seluruh kesempatan mengukir prestasi di level internasional senantiasa ditempuh lewat mekanisme resmi yang terstruktur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Fokus utama kami adalah menempatkan kepentingan dan masa depan atlet tunarungu Indonesia sebagai prioritas tertinggi. Pembinaan dan partisipasi atlet di tingkat internasional harus berjalan sesuai prosedur resmi agar hak-hak mereka terlindungi secara profesional," akhir pernyataan tersebut.