Elephants

Pasar murah di 30 kecamatan Bandung digelar guna kendalikan inflasi - ANTARA News Jawa Barat

September 11, 2026

Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, menggelar operasi pasar murah di 30 kecamatan setempat sebagai upaya menstabilkan harga bahan pokok sekaligus membantu pengendalian inflasi.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan operasi pasar murah ini dilaksanakan selama 10 hari dan menjangkau 30 kecamatan secara bergiliran, dengan skema pelaksanaan tiga kecamatan per hari.

“Tujuannya untuk membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap barang-barang murah yang kita subsidi," kata Farhan di Bandung, Jumat.

Farhan menjelaskan pasar murah pada tahun ini diselenggarakan melalui model kolaborasi bersama distributor, sehingga masyarakat tetap mendapatkan harga yang lebih terjangkau tanpa mengandalkan anggaran subsidi langsung dari pemerintah.

“Ini kolaborasi dengan distributor. Jadi bukan subsidi langsung, tapi seperti diskon. Makanya disebut pasar murah,” katanya.

Farhan berharap dengan menjangkau seluruh kecamatan, Pemkot Bandung berupaya memastikan manfaat program ini dapat dirasakan secara merata, termasuk oleh warga di kawasan padat penduduk dan ekonomi menengah ke bawah.

"Terpenting saat ini adalah memastikan distribusi barang kebutuhan pokok ke Kota Bandung tetap lancar dan melimpah. Karena kondisi harga di Kota Bandung sangat bergantung pada distribusi," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung , Ronny A. Nurudin menjelaskan operasi pasar ini menawarkan kebutuhan pokok dengan harga distributor, yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Kita menjual semua barang kebutuhan pokok, mulai dari komoditi cabai, kemudian juga beras, termasuk kita menyiapkan beras, kemudian juga ada minyak,” kata Ronny.

Adapun sejumlah komoditas yang dijual dalam pasar murah ini yakni beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp58.000 per kemasan 5 kilogram, MinyaKita Rp15.500 per liter, serta sayuran dengan harga serba Rp5.000.

Selain itu, daging ayam ras dijual Rp38.000 per ekor dengan berat sekitar 0,8-0,9 kilogram, bawang merah Rp15.000 per 0,5 kilogram, bawang putih Rp15.000 per 0,5 kilogram, dan bawang bombai Rp15.000 per 0,5 kilogram.

Sementara itu, daging sapi dijual Rp144.000 per kilogram atau Rp72.000 per 0,5 kilogram.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.