Elephants

Papua Tengah gandeng media tangkal disinformasi dan hoaks - ANTARA News Papua Tengah

August 19, 2026

Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng media massa di wilayah setempat untuk menyampaikan informasi pembangunan yang terverifikasi sekaligus menangkal disinformasi dan hoaks di tengah meningkatnya arus informasi digital.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa di Nabire, Rabu, mengatakan media memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang akurat dan edukatif sehingga masyarakat dapat memahami program pemerintah secara utuh.

“Berita yang dihasilkan media bisa berimbang dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Menangkal disinformasi dan hoaks melalui berita yang terkonfirmasi,” katanya.

Ia mengatakan, masyarakat saat ini cenderung hanya membaca judul berita tanpa memahami isi secara menyeluruh sehingga media perlu menyajikan informasi yang jelas dan berbasis data.

Pada 2026, Pemprov Papua Tengah bekerja sama dengan 30 media massa termasuk LKBN ANTARA untuk menyampaikan informasi dan pemberitaan mengenai pembangunan kepada masyarakat.

Ia meminta media tidak hanya memberitakan aktivitas gubernur, tetapi juga mengulas pelaksanaan program oleh organisasi perangkat daerah (OPD) serta melakukan konfirmasi kepada masyarakat sebagai penerima manfaat.

Pemberitaan tersebut, kata dia, diperlukan untuk menguji apakah program pemerintah benar-benar telah menyentuh kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung.

Ia mencontohkan, program pendidikan gratis yang pada 2026 diberikan kepada sekitar 58.000 pelajar SMP, SMA, SMK, dan SLB serta sekitar 6.000 mahasiswa.

“Dengan data itu wartawan bisa cek datanya di lapangan. Betul tidak pelajar atau mahasiswa mendapatkan beasiswa tersebut,” ujarnya.

Ia juga meminta media menjaga integritas jurnalistik dengan memastikan setiap data yang disampaikan kepada publik telah melalui proses verifikasi dan konfirmasi.

Selain menyampaikan informasi pembangunan, media diharapkan membantu masyarakat memahami istilah pemerintahan yang kerap muncul dalam pemberitaan, seperti sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA), surplus, dan belanja tidak terduga (BTT).

Pemprov Papua Tengah juga berencana melibatkan media dalam peningkatan literasi masyarakat, khususnya pelajar, untuk menghadapi perkembangan teknologi digital.

“Saya minta bagian Humas Pemprov Papua Tengah melibatkan media dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD) yang membahas peningkatan literasi masyarakat,” ujarnya.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.