Elephants

Pangdam Udayana terbang ke Papua Pegunungan dukung tugas prajurit - ANTARA News Bali

July 22, 2026

Denpasar (ANTARA) - Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto melakukan peninjauan sekaligus pengendalian dan pengawasan operasi (Dalwas Ops) di Titik Kuat (TK) Kuyawage, Desa Luarem, Distrik Kuyawage, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution dalam keterangan di Denpasar, Rabu, menjelaskan Pangdam IX/Udayana itu untuk memastikan seluruh pelaksanaan operasi berjalan sesuai sasaran, sekaligus sebagai bentuk kepedulian jenderal bintang dua itu terhadap kondisi prajurit yang bertugas di garis depan.

"Kunjungan Bapak Pangdam tidak hanya bertujuan mengevaluasi aspek operasional dan kesiapan satuan, tetapi juga memastikan secara langsung kondisi personel, logistik, perlengkapan, serta memberikan dukungan moril kepada prajurit yang sedang mengemban tugas negara," kata Amrizal.

Menurut Kapendam, kehadiran Pangdam di daerah operasi itu untuk menegaskan bahwa setiap prajurit yang bertugas tidak berjuang sendiri dan mendapat perhatian dari komando atas.

Kunjungan ke garis depan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Kodam IX/Udayana untuk memastikan pelaksanaan tugas operasi berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan moril kepada para prajurit Satgas Pamtas di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) Koops TNI Habema yang bertugas menjaga kedaulatan Indonesia di wilayah Papua Pegunungan.

Setibanya di TK Kuyawage dengan menggunakan helikopter Caracal, Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema, Letkol Inf Dedi Risdiantoro.

Kehadiran Pangdam di tengah para prajurit yang bertugas jauh dari keluarga membawa semangat, perhatian, serta kepastian bahwa negara hadir dan peduli terhadap setiap personel yang sedang mengemban tugas negara.

Dalam pengarahan tatap muka kepada seluruh personel Satgas, Mayjen TNI Piek Budyakto menekankan pentingnya menjaga kewaspadaan, disiplin, serta fokus dalam setiap pelaksanaan tugas.

Pangdam mengingatkan bahwa situasi di daerah operasi menuntut kesiapsiagaan penuh dan tidak boleh ada sikap lengah yang dapat membahayakan keselamatan personel.

"Tugas di Papua membutuhkan mental yang kuat dan kehati-hatian. Tetap fokus pada pelaksanaan tugas dan jangan lengah. Saya minta kalian tidak perlu mencemaskan kondisi keluarga di home base, karena saya telah memastikan langsung bahwa keluarga yang ditinggalkan dalam keadaan aman dan terjaga dengan baik," tutur Pangdam.

Pangdam juga menekankan prajurit di daerah operasi tidak boleh berasumsi wilayah penugasan sepenuhnya aman. Kewaspadaan dalam setiap aktivitas dan pergerakan harus selalu menjadi prioritas demi menjaga keselamatan personel dan keberhasilan pelaksanaan tugas operasi.

Sementara itu, Dansatgas Yonif 742/SWY Letkol Inf Dedi Risdiantoro menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas perhatian yang diberikan oleh jenderal bintang dua itu.

Menurutnya, kehadiran Pangdam IX/Udayana di tengah medan operasi memberikan dampak besar terhadap semangat dan motivasi prajurit TNI.

"Hal ini membuat kami semakin solid, percaya diri, dan fokus dalam melaksanakan tugas operasi," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam IX/Udayana didampingi Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, Asintel Kasdam IX/Udayana Kolonel Kav Guruh Prabowo Wirajati, serta Waasops Kasdam IX/Udayana Letkol Arm Karimuddin Rangkuti.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada personel yang bertugas, Pangdam IX/Udayana juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada prajurit dan melakukan makan siang bersama seluruh personel Satgas tersebut.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.