Esha Tri Wahyuni
| 19 September 2026, 09:42 WIB

PalmCo memanfaatkan AI, data satelit, dan GeoPalm Dashboard untuk mendeteksi hotspot, memverifikasi karhutla, hingga melacak penanganannya. - Dok. PTPN IV Palmco
AKURAT.CO PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui GeoPalm Dashboard, perusahaan tidak hanya memantau titik panas atau hotspot, tetapi juga menghubungkan informasi tersebut dengan proses verifikasi lapangan hingga pemantauan tindak lanjut penanganan.
Sistem tersebut mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), data satelit pemantau hotspot, dan informasi geospasial.
Data yang masuk menjadi peringatan awal bagi perusahaan untuk menentukan lokasi yang perlu diperiksa lebih lanjut oleh tim di lapangan.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Dorong Kemitraan Sawit Rakyat Lebih Produktif
Pemanfaatan sistem ini menjadi bagian dari langkah mitigasi PalmCo, terutama di wilayah operasional Kalimantan yang memiliki risiko karhutla pada musim kemarau.
Wilayah operasional PalmCo di Kalimantan mencakup 12 kabupaten/kota yang tersebar di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Melalui fitur Fire Hotspot pada GeoPalm Dashboard, informasi mengenai indikasi titik panas dapat dipantau secara terpusat.
Data tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan lokasi dan prioritas verifikasi oleh personel di lapangan.
Namun, PalmCo tidak menjadikan data hotspot sebagai konfirmasi bahwa telah terjadi kebakaran. Setiap indikasi tetap harus diverifikasi secara langsung sebelum ditetapkan sebagai kejadian kebakaran.
Baca Juga: PTPN IV Uji Tanam Kedelai di 1.000 Ha Lahan Replanting Sawit
Dengan mekanisme tersebut, alur penanganan dimulai dari deteksi data digital, analisis awal, verifikasi lapangan, patroli, hingga respons awal.