Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menyiapkan trase jalan baru sebagai solusi setelah bencana longsor yang memutus akses jalan di Korong Sungai Pingai, Nagari Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin (3/7).
"Pembangunan trase jalan baru merupakan solusi terbaik demi keselamatan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kita berharap akses ini dapat segera dibuka sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal," kata Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara di Parik Malintang, Rabu.
Ia mengatakan pemerintah daerah bersama Anggota DPR RI, pemerintah nagari, masyarakat, dan pihak terkait telah membahas terkait penanganan jalan terban yang disebabkan oleh longsor tersebut.
Berdasarkan pembahasan tersebut, lanjutnya disepakati dilakukan pembangunan trase jalan baru guna menghindari ruas jalan lama karena dinilai tidak lagi aman akibat terdampak longsor.
Ia menyampaikan Anggota DPR RI Arisal Aziz menyatakan kesiapannya membantu mengganti rugi tanah milik warga yang terdampak pembangunan trase jalan baru tersebut. Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembebasan lahan sehingga pekerjaan pembukaan akses jalan dapat dilakukan segera.
Pemkab Padang Pariaman, lanjutnya mengapresiasi dukungan seluruh pihak, terutama sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana.
Hendra mengatakan langkah cepat dari seluruh pihak tersebut dapat memberikan harapan kepada masyarakat karena akibat akses tersebut mengalami kerusakan parah berdampak pada mobilitas sekaligus aktivitas perekonomian warga di kawasan itu.
Ia menegaskan Pemkab Padang Pariaman menegaskan komitmennya mengawal pembangunan trase jalan baru hingga selesai agar akses transportasi masyarakat kembali pulih, aktivitas ekonomi berjalan normal, serta keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memprioritaskan penanganan empat titik longsor pada jalan di daerah itu yang memutus akses transportasi warga akibat cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah itu pada Senin (3/8).
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Seluruh perangkat daerah kami minta meningkatkan koordinasi guna mempercepat penanganan di lapangan dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis seperti yang diterima ANTARA di Parik Malintang.
Ia mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah kecamatan, dan pemerintah nagari, serta meminta TNI-Polri untuk mempercepat penanganan di lapangan agar akses masyarakat dapat kembali normal.