AKURAT.CO Aktris senior Elma Theana membawa kabar terbaru dari perjalanan kariernya di industri hiburan Tanah Air.
Artis berusia 51 tahun ini resmi melebarkan sayapnya di balik layar dengan mendirikan sebuah rumah produksi anyar yang diberi nama Tiana Pictures.
Beralih peran menjadi seorang produser rupanya memberikan tantangan tersendiri bagi istri Julianda Barus ini.
Baca Juga: Sudah Masuk Ranah Hukum, Elma Theana Harap Ferry Irawan-Venna Melinda Berpisah Secara Baik-Baik
Elma tak menampik bahwa dia sempat merasa tertekan karena memikul tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada saat dirinya berakting di depan kamera.
"Aduh, luar biasa ya. Kepala saya pusing gitu ya. Benar-benar tuh agak sedikit stres karena memang semuanya tuh bertuju kepada saya gitu," ungkap Elma di Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Menariknya, di tengah gempuran tren film horor yang saat ini tengah merajai bioskop Tanah Air dan terbukti laris manis di pasaran, Elma justru memilih jalan berbeda.
Dia menegaskan tidak tertarik untuk ikut-ikutan memproduksi film bergenre mistis tersebut. Langkah awalnya bersama Tiana Pictures justru ingin difokuskan pada genre yang menghibur namun tetap bermakna.
"Saya insya Allah sih enggak mau ambil horor ya gitu. Kalau enggak komedi, tapi komedi pun juga tetap harus ada nilai-nilai yang bisa disampaikan kepada masyarakat," jelas Elma.
Bagi bintang sinetron senior ini, terjun ke dunia produksi film bukan semata-mata didasari oleh motif finansial.
Elma memiliki idealisme tinggi bahwa setiap karya visual yang lahir dari rumah produksinya harus memiliki esensi dan membawa dampak positif bagi para penontonnya.
"Saya bukan balik lagi bukan karena cuan ya. Cuan boleh, kita boleh bekerja itu mendapatkan cuan, tapi kalau buat saya lebih kepada apa sih yang bisa kita sampaikan sebagai pertanggungjawaban kita," tegasnya.
Baca Juga: Konsep Berubah, Ferry Irawan Tak Gunakan Jasa WO Elma Theana
Melalui bendera Tiana Pictures, Elma berkomitmen untuk mengangkat cerita-cerita yang realistis dan dekat dengan potret kehidupan sehari-hari masyarakat.
Dia berharap film-filmnya kelak tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga sarat akan pesan moral.
"Jadi saya ingin mengajarkan sesuatu yang riil, sesuatu yang tidak mengada-ada dan ada nilai unsur-unsur kebaikan itu tadi," tutup Elma.