Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:21 WIB
Jakarta, VIVA – Grand Master (GM) Novendra Priasmoro keluar sebagai juara kategori open pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Gubernur DKI Jakarta 2026.
Baca Juga
Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pada 3-4 Oktober 2026. Turnamen tersebut diikuti 420 pecatur dari berbagai kelompok usia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebanyak 17 kategori dipertandingkan, mulai dari kelompok usia dini hingga veteran. Para pecatur juga memperebutkan total hadiah mencapai Rp100 juta.
Baca Juga
Pada kategori open, Novendra tampil sebagai yang terbaik. Ia mengungguli Claudio Lasama yang finis di posisi kedua dan Satria Duta Cahaya di peringkat ketiga.
Keberhasilan Novendra menjadi modal positif bagi Percasi DKI Jakarta sebelum menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 di Banten pada 23-29 Oktober 2026.
Baca Juga
Ketua Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengatakan Kejurda tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses seleksi atlet yang akan memperkuat kontingen Ibu Kota di Kejurnas.
"Kejurda kali ini ada 17 kategori. Yang paling meriah open ya, hadiahnya paling besar. Yang menang GM Novendra. Saya senang karena menurut saya momen Kejurda ini menjadi suatu ajang yang penting karena selanjutnya ada Kejurnas," ujar Kenneth dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Pria yang akrab disapa Bang Kent itu menegaskan DKI Jakarta datang ke Kejurnas dengan status sebagai juara umum. Karena itu, ia optimistis hasil Kejurda bisa menjadi bekal untuk mempertahankan prestasi tersebut.
"Kita sebelumnya merupakan juara umum. Dengan hasil dari Kejurda ini saya optimis kita bisa juara lagi. Sudah tersaring para peserta yang akan kita daftarkan ke Kejurnas nanti," tegas Kent.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Kenneth, Percasi DKI Jakarta juga terus memperkuat pembinaan dari kelompok usia dini hingga senior. Kejurda menjadi salah satu tolok ukur untuk melihat perkembangan serta regenerasi atlet catur di Ibu Kota.
"Bagi kami di Percasi DKI Jakarta, Kejurda bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana pembinaan dan regenerasi atlet catur berjalan. Saya melihat persaingan tahun ini semakin ketat dan kualitas para pecatur juga semakin meningkat," tuturnya.
Halaman Selanjutnya
Enam Pengkot Percasi Dilantik