Elephants

Natuna edukasi orang tua tentang pola asuh di era digital

August 8, 2026

Natuna edukasi orang tua tentang pola asuh di era digital

Sabtu, 8 Agustus 2026 10:52 WIB

Image Print

Pembukaan Rapat Awal Tahun Ajaran 2026/2027 dan sosialisasi pola asuh yang baik di SPNF Natuna pada Sabtu (8/8/2026). ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau mengedukasi orang tua tentang pola asuh yang baik di era digital sebagai upaya memperkuat pendampingan tumbuh kembang anak di lingkungan keluarga.

Kepala SPNF Natuna Rika Mulyani di Natuna, Sabtu, mengatakan pola asuh anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pendidik dan orang tua karena sebagian besar waktu anak dihabiskan di rumah dan lingkungan sekitarnya.

"Anak-anak sekarang tumbuh di zaman yang berbeda dengan kita. Dulu tidak ada gawai, laptop, permainan daring dan perangkat digital seperti sekarang. Karena itu, orang tua perlu melek teknologi agar dapat mendampingi dan membatasi penggunaan gawai secara bijak," katanya.

Menurut Rika, perkembangan teknologi tidak berarti anak harus sepenuhnya dilarang menggunakan gawai, tetapi orang tua perlu memahami cara mendampingi, mengatur waktu penggunaan serta memastikan teknologi digunakan untuk hal yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak.

Menurut dia, kegiatan itu bukan untuk menggurui para orang tua atau wali murid, tetapi, sebagai tempat belajar bersama dan pengingat agar ilmu pola asuh yang dimiliki disesuaikan dengan perubahan zaman.

"Semua anak itu istimewa. Tidak ada anak yang bodoh atau kurang. Setiap anak memiliki kelebihan, tinggal bagaimana orang tua memberikan pendidikan, arahan dan pendampingan yang baik," ujar dia.

Rika menjelaskan satuan pendidikan yang dirinya pimpin menerapkan kebiasaan positif dalam membentuk karakter anak, seperti mencuci tangan sebelum makan, berdoa, berbagi dengan teman, belajar mengucapkan kata "tolong" serta pembelajaran keagamaan.

Kebiasaan tersebut, kata dia, diharapkan dapat diterapkan pula oleh orang tua di rumah sehingga pendidikan anak antara sekolah dan keluarga berjalan seiring.

Menurut dia, anak merupakan peniru yang baik, oleh karena itu orang tua harus menjadi contoh bukan pemberi perintah.

"Kebiasaan yang dilakukan di sekolah diharapkan dapat dilanjutkan oleh orang tua di rumah sehingga pendidikan anak berjalan seiring dan seirama," katanya.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.