Elephants

Nasib Nahas Turis Aussie, Ia Tewas Terjatuh dari Tebing Pantai Kelingking

September 13, 2026

Klungkung -

Nasib nahas menimpa turis asing asal Australia. Ia tewas setelah terjatuh dari atas tebing pantai Kelingking di Nusa Penida.

Warga Negara Asing (WNA) asal Australia tersebut diketahui bernama Brianna Lani Cronin (29). Dia tewas setelah terjatuh di tebing Pantai Kelingking pada Sabtu (12/9).

Evakuasi mayat korban yang melakukan perjalanan seorang diri (solo traveler) ini memakan waktu cukup lama, karena jalur yang ekstrem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara, menjelaskan insiden bermula ketika korban tiba di kawasan Pantai Kelingking sekitar pukul 08.00 Wita.

Korban kemudian berjalan menuju ujung tebing melalui jalur yang bukan mengarah ke pantai. Di mana jalur yang mengarah ke pantai memiliki tali pengaman, sementara jalur ini menjurus lurus. Biasanya, wisatawan ke tempat tersebut untuk mencari spot foto.

"Wisatawan ini berjalan menuju ujung tebing Pantai Kelingking melalui jalur yang bukan mengarah ke pantai. Kami tidak tahu apa maksudnya menuju ke arah yang berbeda," ujar Cakra Negara.

Berdasarkan keterangan dari warga, laporan terkait korban yang terpeleset, jatuh, dan tersangkut di pertengahan tebing berpohon tersebut baru masuk sekitar pukul 09.00 Wita. Beberapa jam kemudian, pihak SAR menerima informasi lanjutan bahwa korban akhirnya terjatuh hingga sampai ke area pantai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, serta masyarakat setempat langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.00 Wita. Kendati demikian, Cakra menyebutkan bahwa proses evakuasi menghadapi kendala berat di lapangan.

"Evakuasi lewat laut tidak bisa kami lakukan karena terkait dengan cuaca, air sudah mulai pasang, sehingga kami terpaksa melakukan secara manual," jelas Cakra.

Korban kemudian digotong bersama-sama oleh tim SAR gabungan menyusuri jalur pendakian yang sangat sempit dan terik. Proses evakuasi darat yang memakan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam ini akhirnya selesai pada sekitar pukul 12.30 Wita.

Petugas harus membawa korban secara bergantian di depan dan di belakang, serta ditarik bersama-sama oleh rekan tim lainnya. "Selain jalur yang kecil, evakuasi juga cukup sulit karena banyaknya wisatawan di lokasi," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menerangkan saat korban terjatuh ke bibir Pantai Kelingking, korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

"Korban meninggal dunia dan mengalami patah tulang pada bagian tangan kiri, patah tulang kaki, dan sobek pada bagian kaki kanan, serta luka akibat goresan batu tebing di sekujur tubuh korban," terang Alit.

Saat ini korban masih berada di Klinik Griya Medica Banjar Nyuh Desa Ped dan rencana akan dititipkan di Rumah Sakit Gema Santi sampai ada rencana lebih lanjut dari kedutaan negara asal korban.


---------

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)