Jakarta -
Untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade, Mojang menaikkan persyaratan minimum dan rekomendasi perangkat keras untuk game legendaris mereka, Minecraft.
Langkah langka dari studio milik Microsoft ini bertujuan untuk menjaga relevansi Minecraft: Java Edition di masa depan, meskipun para pemain dengan PC dengan spek nanggung alias perangkat lawas mungkin harus siap gigit jari.
Kini, Minecraft: Java Edition secara resmi merekomendasikan RAM sebesar 16 GB sebagai standar kenyamanan bermain. Mojang menjelaskan bahwa game sandbox super populer ini membutuhkan batas bawah sistem yang lebih modern untuk terus menghadirkan pengalaman bermain yang lebih baik bagi mayoritas pemainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembaruan spesifikasi ini hadir setelah 17 tahun tanpa perubahan pada persyaratan sistem Java Edition, sebuah rentang waktu yang sangat panjang untuk ukuran sebuah video game. Mojang menyebutkan bahwa spesifikasi lama sudah tidak lagi merepresentasikan kebutuhan perangkat keras untuk menjalankan Minecraft dengan lancar di era modern.
Persyaratan sistem Minecraft secara resmi telah diubah pada 21 Juli 2026, yang mencakup target performa untuk preset grafis "Fast" dan "Fancy". Halaman toko resmi game ini sekarang menargetkan performa resolusi 1080p pada 30 FPS untuk preset "Fast", dan 1080p pada 60 FPS untuk preset "Fancy".
Spesifikasi minimal dan rekomendasi untuk Minecraft:
- Preset Fast (Minimum): Membutuhkan RAM 8 GB jika dipadukan dengan GPU diskrit, atau RAM 12 GB jika menggunakan GPU terintegrasi.
- Preset Fancy (Rekomendasi): Menyarankan penggunaan RAM 16 GB untuk menjalankan Java Edition dengan mulus di masa mendatang.
Rekomendasi RAM 16 GB mungkin terdengar besar, apalagi mengingat Java Edition saat ini secara bawaan hanya mengalokasikan sekitar 4 GB memori sistem untuk permainannya sendiri. Sisa kapasitas memori tersebut nantinya akan digunakan untuk menjalankan sistem operasi, launcher, hingga perangkat lunak yang berjalan di latar belakang.
Selain memori, Mojang juga memperbarui persyaratan CPU dan GPU. Pengguna kini disarankan untuk memakai prosesor modern yang lebih tangguh, baik dengan arsitektur x86-64 maupun Arm64, untuk dapat menjalankan preset "Fancy" secara maksimal.
Transisi penting dari OpenGL ke Vulkan
Sebagai perbandingan, Minecraft: Bedrock Edition sebenarnya masih memiliki persyaratan sistem yang jauh lebih rendah daripada Java Edition. Namun, para pemain PC sering kali lebih memilih Java Edition karena dukungannya yang luas terhadap mod kustom. Mojang menegaskan bahwa persyaratan baru ini sejatinya masih tergolong sangat ringan jika dibandingkan dengan deretan game kelas AAA modern, sehingga Java Edition semestinya tetap bisa berjalan lancar pada sebagian besar sistem PC gaming masa kini.
"Kami ingin memperjelas kepada para pemain mengenai jenis komputer apa yang bisa menjalankan Java Edition dengan mulus. Meskipun perangkat lama mungkin masih bisa membuka game ini, mereka akan kesulitan memberikan pengalaman bermain yang baik. Hal ini bisa berujung pada frame rate yang rendah, masalah visual, waktu pemuatan (loading) yang lama, atau performa yang tidak sesuai ekspektasi," jelas pihak Mojang, seperti dikutip dari Techspot, Selasa (28/7/2026).
Garansi performa mulus di perangkat keras lawas kini resmi menjadi bagian dari masa lalu. Mojang berargumen bahwa keputusan untuk meninggalkan sistem yang sudah menua ini merupakan pilihan terbaik, karena memungkinkan tim pengembang untuk berfokus pada peningkatan teknis yang lebih krusial, dengan langkah awal berupa transisi arsitektur grafis dari OpenGL menuju Vulkan.
(asj/asj)
TAGSLIHAT LAINNYA