MTQ XXXI Semarang, Gubernur Jateng saksikan langsung perjuangan kafilah tuan rumah
Senin, 14 September 2026 23:32 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau cabang lomba Fahmil Al Quran Putri MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Senin (14/9/2026). ANTARA/Zuhdiar Laeis
Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyaksikan langsung perjuangan sejumlah kafilah tuan rumah pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Semarang, Jateng.
Seperti pada cabang lomba Fahmil Al Quran Putri yang berlangsung di Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Senin.
Saat itu, Jateng yang diwakili Laila Nur Khoiriyah, Avina Izzatul Mufrodah, dan Nabila Zuhairani berhadapan dengan kafilah Sumatera Barat dan Jambi.
Cabang perlombaan tersebut menguji pemahaman Al Quran, keluasan wawasan, kecepatan berpikir, dan kekompakan tim.
Dalam pertandingan itu, Jateng yang awalnya sempat tertinggal dari Sumatera Barat, dan momentum kebangkitan muncul pada sesi cerdas cermat babak rebutan.
Jateng dua kali berhasil menjawab pertanyaan yang dilempar dari Sumatera Barat dan Jambi hingga berbalik unggul dengan skor sementara 950.
Akhirnya, Jateng mampu mempertahankan keunggulan dan menutup babak penyisihan dengan skor 1.250 sehingga berhak lolos di babak penyisihan.
"Alhamdulillah, kami merasa senang dan terharu. Tidak menyangka bisa meraih kemenangan. Tadi kami sempat selisih sedikit poin, tetapi ternyata masih bisa mengejar nilainya,” kata Laila, ditemui usai kompetisi.
Hasil tersebut memastikan regu Fahmil Al Quran Putri Jateng melaju ke babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung Kamis (17/9) dan jika kembali lolos akan tampil pada babak final, Jumat (18/9) mendatang.
Sementara itu, Gubenur Ahmad Luthfi mengapresiasi perjuangan kafilah Jateng, serta menyampaikan terima kasih kepada UIN Walisongo dan perguruan tinggi lain yang dilibatkan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ Nasional XXXI.
"Ini merupakan bentuk kolaborasi karena kampus dilibatkan dalam penyelenggaraan MTQ," katanya.
Kolaborasi dalam penyelenggaraan MTQ, kata dia, tidak hanya melibatkan perguruan tinggi, tetapi juga masyarakat, pelaku UMKM, ulama, tokoh masyarakat, hingga lintas agama.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.