Menteri PKP: BTN salurkan KPR subsidi terbanyak hingga Juli 2026
Rabu, 5 Agustus 2026 12:22 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan rumah di sebuah kawasan perumahan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (25/7/2026). Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP hingga 23 Juli 2026 mencapai 111.537 unit rumah senilai Rp13,874 triliun atau sekitar 31,9 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 350.000 unit. ANTARAFOTO/Akramul Muslim/nym.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjadi bank dengan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terbanyak hingga akhir Juli 2026.
“Rumah subsidi BTN adalah yang paling tinggi penyaluran pembiayaannya,” kata Maruarar dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.
Berdasarkan paparan Kementerian PKP, hingga 29 Juli 2026 BTN telah menyalurkan 55.766 unit KPR FLPP, tertinggi di antara bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Sebelumnya Menteri PKP Maruarar Sirait juga menyampaikan hal tersebut dalam acara Akad Massal 62.710 KPR Sejahtera FLPP yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).
Sementara itu, PT Bank Syariah Nasional (BSN) mencatat penyaluran 28.282 unit.
Secara konsolidasi, BTN dan BSN telah menyalurkan 84.048 unit rumah subsidi sepanjang 2026.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan penyaluran KPR subsidi memerlukan dukungan seluruh ekosistem perumahan, mulai dari pemerintah, BP Tapera, perbankan hingga pengembang, agar akses masyarakat terhadap rumah layak semakin luas.
Sementara itu, Presiden Prabowo mengatakan perumahan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ia mendorong pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha memperkuat kolaborasi agar semakin banyak masyarakat memperoleh rumah yang layak dan terjangkau.
Akad massal KPR Sejahtera FLPP tahun ini diikuti 62.710 debitur di 372 kabupaten/kota pada 36 provinsi.
BP Tapera mencatat jumlah tersebut merupakan yang terbesar sejak program akad massal FLPP pertama kali diselenggarakan.
BTN menjadi bank dengan jumlah peserta terbanyak dalam kegiatan tersebut, yakni sebanyak 30.203 debitur yang mengikuti akad secara langsung maupun daring dari berbagai daerah di Indonesia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PKP: BTN salurkan KPR subsidi terbanyak hingga Juli 2026
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026