Elephants

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio Bertemu di Filipina

July 23, 2026

Fitra Iskandar

| 23 Juli 2026, 17:14 WIB

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio Bertemu di Filipina

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menggelar pertemuan di sela-sela agenda KTT ASEAN di Manila, Filipina. Foto: Telegram

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menggelar pertemuan di sela-sela agenda KTT ASEAN di Manila, Filipina. Pertemuan tersebut menjadi komunikasi terbaru antara dua diplomat utama Rusia dan AS di tengah upaya yang belum menemui titik terang untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengonfirmasi pertemuan kedua pejabat tersebut.

Menurut laporan kantor berita Rusia Interfax, pembicaraan Lavrov dan Rubio berlangsung selama sekitar 35 menit.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut kedua pihak melakukan pertukaran pandangan secara mendalam mengenai berbagai persoalan bilateral dan internasional.

Lavrov Bahas Situasi Perang Rusia-Ukraina

Dalam pertemuan tersebut, Lavrov dilaporkan memberikan penjelasan kepada Rubio mengenai situasi terbaru di garis depan perang Rusia-Ukraina.

Menteri Luar Negeri Rusia itu juga kembali menegaskan penolakan Moskow terhadap dukungan senjata yang terus diberikan negara-negara Barat kepada Ukraina.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, Lavrov menyampaikan bahwa Moskow menganggap kelanjutan pengiriman senjata kepada pemerintah Kyiv tidak dapat diterima.

Namun, Lavrov juga kembali menegaskan bahwa Rusia tetap terbuka terhadap penyelesaian konflik melalui jalur politik dan diplomatik.

Ia juga menyatakan Rusia masih berkomitmen terhadap sejumlah proposal yang sebelumnya diajukan pihak Amerika Serikat dalam pertemuan tingkat tinggi di Anchorage.

Rubio: AS Masih Siap Bantu Akhiri Perang

Sebelum bertemu Lavrov, Rubio mengatakan kepada wartawan bahwa perang Rusia-Ukraina akan menjadi salah satu topik utama pembicaraan.

Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat masih siap mengambil peran dalam upaya mengakhiri konflik apabila terdapat peluang untuk mendorong proses perdamaian.

Menurut Rubio, upaya diplomatik untuk mengakhiri perang belakangan ini mengalami penurunan intensitas.

Ia menyebut upaya tersebut "sedikit meredup" dalam beberapa bulan terakhir.

Namun, pertemuan dengan Lavrov di Manila diharapkan dapat memberikan gambaran apakah jalur perundingan masih memiliki peluang untuk kembali berjalan.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu komunikasi penting antara Washington dan Moskwa di tengah kebuntuan diplomatik yang berlangsung selama konflik Rusia-Ukraina.

Lavrov Soroti Hasil Pertemuan di Anchorage

Lavrov sebelumnya juga mengatakan bahwa dirinya berencana membahas perang Rusia-Ukraina dengan Rubio.

Menteri Luar Negeri Rusia tersebut menyinggung pernyataan Rubio mengenai hasil pertemuan tingkat tinggi di Anchorage yang menurutnya disampaikan secara ambigu.

Pertemuan Lavrov dan Rubio di Manila menjadi pertemuan keempat antara kedua pejabat sejak 2025.