Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong pembentukan koperasi syariah di lingkungan Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) sebagai wadah pengembangan usaha anggota sekaligus memperluas akses permodalan masyarakat.
Saat membuka Pelatihan Koperasi Syariah yang digelar DPP WPMI di Jakarta, Senin, Ferry mengatakan pemerintah memberikan dukungan kepada pelaku usaha perempuan yang tergabung dalam WPMI untuk naik kelas melalui wadah koperasi.
"Di sinilah peran koperasi syariah WPMI untuk masuk memberikan skema simpan pinjam yang amanah dan sesuai prinsip mudharabah," kata Ferry dikutip dari keterangan pers.
Ia menilai koperasi syariah perempuan juga dapat menjadi alternatif akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus upaya mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman online (pinjol) dan rentenir.
Ferry menyatakan bahwa pemerintah siap memberikan kemudahan legalitas bagi pendirian koperasi syariah di lingkungan WPMI sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Baca juga: LPDB Koperasi perkuat tata kelola pembiayaan syariah
Baca juga: Wagub Jateng dorong Koperasi Merah Putih berbasis ekonomi syariah
Selain kemudahan administrasi, Ferry yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengatakan koperasi dapat menjadi sarana untuk memperluas akses permodalan bagi anggota.
Menurut Ferry, koperasi syariah perempuan memiliki potensi untuk berkembang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi, tidak hanya melalui kegiatan simpan pinjam, tetapi juga dengan mendorong pengembangan usaha anggota.
Sementara itu, Ketua Umum DPP WPMI Endang Yopie Yanty Casidi mengatakan WPMI bukan sekadar komunitas, melainkan wadah penggerak ekonomi keluarga.
"Hari ini kita memulai gerakan nyata. Kami ingin pelaku usaha perempuan mandiri dan tidak berjalan sendiri. Kehadiran Koperasi Syariah WPMI adalah solusi kolektif agar UMKM Muslimah bisa stabil dan berdaya saing global," kata Endang.
Ia berharap WPMI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina pelaku usaha perempuan di daerah, termasuk mendorong generasi muda agar lebih memahami gerakan koperasi.
Pelatihan Koperasi Syariah diikuti pengurus WPMI dari tingkat pusat hingga daerah. Pelatihan itu diharapkan mampu menciptakan kader koperasi yang profesional, inovatif, dan akuntabel di era digital.
Baca juga: Menkop: Keuangan syariah dan sektor riil akan tumbuh saling menguatkan
Baca juga: Kemenkop gandeng Al Washliyah kembangkan usaha koperasi syariah
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.