Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan pemerintah tengah menyiapkan program kuliah gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) secara cepat dan bertahap mempertimbangkan kemampuan fiskal negara.
"Sesuai arahan Bapak Presiden yang sudah disampaikan untuk menggratiskan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri tadi beberapa hitungan-hitungan sudah kita lakukan beberapa analisa mulai dari pendapatan UKT (uang kuliah tunggal) yang ada saat ini," kata Mendiktisaintek Brian memberikan keterangan kepada wartawan usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Tidak hanya itu, turut dipertimbangkan pula komponen dari iuran pengembangan institusi (IPI) jalur mandiri hingga sumber pendapatan lain di PTN dan pendapatan dari pascasarjana dapat melakukan subsidi kepada program itu.
Dia menyebut Kemendiktisaintek sebelumnya sudah melakukan penghitungan sejak 2024 bagaimana standar biaya setiap prodi, wilayah dan mahasiswa per tahunnya.
Hitungan itu yang nantinya menjadi standar acuan untuk pembahasan dengan mempertimbangkan ruang fiskal yang tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembahasan akan dilakukan lewat tim khusus yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga.
Langkah itu dilakukan untuk mengimplementasikan harapan Presiden Prabowo Subianto agar secepatnya dapat menggratiskan uang kuliah di perguruan tinggi.
"Harapannya dalam waktu barangkali dua minggu sampai satu bulan, begitu ya Pak Menko, untuk menetapkan bagaimana langkah-langkah, tahapan-tahapan yang lebih baik begitu ya sehingga nantinya kita akan melaporkan kembali kepada Bapak Presiden dipimpin oleh Pak Menko untuk menetapkan bagaimana langkah-langkah, tahapan-tahapan sehingga keinginan dan arahan Bapak Presiden untuk menggratiskan perguruan tinggi negeri ini dapat dilakukan," demikian Brian Yuliarto.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta/Genta Tenri Mawangi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.