Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menegaskan penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Melalui keterangan di Jakarta, Kamis, Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengapresiasi langkah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam membentuk Ocean Institute of Indonesia (OII) sebagai wadah penguatan pendidikan tinggi vokasi kelautan dan perikanan, sekaligus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan.
"Ocean Institute of Indonesia harapannya menjadi poros untuk melahirkan SDM dan poros riset dan inovasi di bidang kelautan di Indonesia," kata Mendiktisaintek.
Kolaborasi yang dibangun melalui OII, kata dia, diharapkan mendorong pengembangan pusat-pusat riset dan inovasi di berbagai daerah dengan melibatkan perguruan tinggi mitra, dosen, peneliti, serta mahasiswa, sehingga mampu menghasilkan inovasi yang mendukung kemajuan sektor kelautan.
"Kelautan adalah harta karun yang harus diangkat oleh orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan. Ocean Institute of Indonesia akan menjadi salah satu backbone lahirnya inovasi-inovasi dan karya-karya besar di bidang kelautan," ujar Mendiktisaintek.
Mendiktisaintek Brian juga berharap OII dapat melahirkan pusat-pusat keunggulan yang fokus pada bidang-bidang unggulan serta mendorong lahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi kelautan.
"Kami berharap di beberapa titik dapat dibangun center of excellence yang fokus pada bidang-bidang unggulan, sehingga melahirkan produk inovasi di bidang kelautan, bahkan startup baru yang menjadikan sektor ini sebagai salah satu industri besar di Indonesia," ucap Mendiktisaintek Brian Yuliarto.
Sementara Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan pembentukan OII merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi vokasi di lingkungan KKP.
Ia menilai penguatan kelembagaan tersebut harus diiringi dengan kemitraan bersama perguruan tinggi yang memiliki kapasitas akademik dan keilmuan yang kuat.
"Selain ahli di bidangnya, ahli di bidang vokasi dari sisi keilmuannya juga harus dimiliki. Maka saya minta kita kerja sama dengan perguruan tinggi yang reputasinya terbaik. Inilah yang tadi sudah tanda tangan, ada Institut Teknologi Bandung (ITB), kemudian ada Institut Pertanian Bogor (IPB), kemudian ada Universitas Diponegoro (Undip) dan seterusnya," tutur Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikti dorong penguatan SDM jadikan Indonesia pusat maritim dunia
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.