Elephants

Mantan Pekerja Konstruksi KCIC Curi Puluhan Meter Kabel Sinyal Kereta Cepat Whoosh |Republika Online

October 1, 2026

Polres Cimahi bersama KCIC memperlihatkan sisa kabel jaringan sinyal dan grounding jalur Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung yang dicuri.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Kabel jaringan sinyal dan grounding di yang jalur Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung raib digasak komplotan maling. Ada dua titik lokasi pencurian kabel dengan total panjang mencapai puluhan meter dengan nilai kerugian sekitar Rp60 juta.

Pencurian kabel itu terjadi di KM KM 126+526, Blok Moncong, RT 01, RW 02, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat pada 26 Juli 2026 dengan total panjang kabel yang dicuri 3 meter.

Di lokasi yang sama para pelaku beraksi lagi pada 16 September 2026 dengan mencuri enam buah klem pipa pembuangan air yang terbuat dari besi dan menempel pada tiang penyangga jalur Kereta Cepat Whoosh. Lokasi berikutnya di KM 105 di Kampung Bojongsuren, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada 7 September 2026. Mereka menggasak kabel lead ZPW-2.000 95 mm × 2,3 × 4 pcs sepanjang 9,2 meter. Kemudian ZPW-2.000 95mm × 4,2 m × 4pcs sepanjang 16,8 meter. Kabel jumper choke traffo 70mm × 2 pcs sepanjang 20 meter serta kabel jenis NYA 70 mm2 sepanjang 6 meter.

Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, pihaknya akhirnya berhasil mengamankan enam orang tersangka. Mereka adalah HR (22), R (24), JR (22), G (24), dan FF (20). Satu lagi yang berperan sebagai penadah, IR (46).

"Kami amankan 6 orang pelaku pencurian kabel sinyal dan grounding Kereta Cepat Whoosh yang beraksi di 2 lokasi berbeda dan waktu berbeda juga. 5 orang berperan sebagai pencuri, dan 1 orang sebagai penadah," ungkap Faruk aat konferensi pers, Kamis (1/10/2026).

Faruk mengatakan pelaku melakukan pencurian kabel sinyal dan grounding yang berada di jalur Kereta Cepat Whoosh pada malam hari saat kereta sudah tidak beroperasi. Para pelaku memotong kabel yang terpasang di bagian bawah jalur dan peredam KCIC hingga terputus.

"Jadi mereka ini melakukan pencurian memang di malam hari, ketika kereta tidak beroperasi. Mereka kemudian memanjat pagar kemudian memotong kabel grounding dengan gergaji dan peralatan lainnya yang mereka bawa," kata Faruk.