Elephants

LPKA Ternate perkuat literasi bagi anak binaan - ANTARA News Ambon, Maluku

July 17, 2026

Ternate (ANTARA) - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate memperkuat program literasi bagi anak binaan sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan sekaligus bekal untuk kembali ke keluarga dan masyarakat.

Kepala LPKA Kelas II Ternate Nona Ahmad di Ternate, Jumat (17/7), mengatakan penguatan literasi menjadi salah satu fokus pembinaan karena pendidikan merupakan hak setiap anak, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.

"Penguatan literasi yang kami lakukan bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, memahami informasi, sekaligus membangun budaya belajar pada anak binaan sebagai bagian dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial," katanya.

Menurut Nona, program tersebut tidak hanya dilakukan melalui penyediaan bahan bacaan, tetapi juga pengelolaan perpustakaan ramah anak, digitalisasi layanan perpustakaan, kegiatan membaca rutin, serta pendidikan formal dan nonformal.

Saat ini LPKA Kelas II Ternate membina 42 anak yang terdiri atas 37 anak binaan dan lima anak berstatus tahanan.

Program penguatan literasi dan pendidikan dilaksanakan empat hari dalam sepekan.
Seluruh anak memperoleh kesempatan yang sama mengikuti pendidikan yang disesuaikan dengan jenjang terakhir melalui program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C.

Untuk mendukung keberlanjutan pendidikan, LPKA bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan di Kota Ternate. Pembelajaran tingkat SMA bekerja sama dengan SMA Islam Kota Ternate, sedangkan tingkat SMP dengan SMP Bintang Laut.

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ternate memperkuat program literasi bagi anak binaan sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan sekaligus bekal untuk kembali ke keluarga dan masyarakat. (ANTARA/Andri Saputra)

Proses pembelajaran juga didampingi tenaga pengajar dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Ternate.

Selain itu, LPKA bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Ternate dalam pembinaan keagamaan yang dilaksanakan dua kali sepekan sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Nona mengatakan salah satu tantangan pendidikan bagi anak binaan dari luar daerah adalah pemindahan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dari sekolah asal agar mereka tetap dapat mengikuti pembelajaran selama menjalani pembinaan.

Ia berharap program tersebut membantu anak binaan menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah, pengetahuan, serta keterampilan sebagai bekal melanjutkan pendidikan maupun kembali ke masyarakat.

Pewarta: Andri Saputra
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.