Elephants

Lapas Batulicin asah keahlian Warga Binaan di bidang perbengkelan mobil - ANTARA News Kalimantan Selatan

October 13, 2026
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan otomotif melalui pengalaman kerja secara langsung

Batulicin (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan terus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengasah keahlian melalui pembinaan kemandirian di bidang servis mobil berlangsung di area bengkel Lapas setempat.

"Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan otomotif melalui pengalaman kerja secara langsung," kata Kasubsi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan di Batulicin, Selasa.

Harry Indrawan menjelaskan bahwa warga binaan banyak memiliki potensi yang dimiliki sehingga terus di kembangkan dan perlu terus diberikan kesempatan untuk diasah, salah satunya kemampuan di bidang servis mobil.

"Pembinaan kemandirian kami jadikan sebagai ruang nyata bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki. Melalui unit bengkel, mereka tidak hanya belajar secara teori, tetapi mendapatkan pengalaman langsung sehingga keterampilan servis mobil dapat terus berkembang dan menjadi kemampuan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat," katanya.

Baca juga: Imigrasi Tanah Bumbu permudah pemenuhan berkas paspor

Ia menambahkan, aktivitas berlangsung di area Bengkel Lapas Batulicin dengan berbagai pekerjaan perawatan dan perbaikan kendaraan. Tahapannya meliputi pemeriksaan awal, penggantian oli, pemeriksaan mesin, rem, kaki-kaki, cairan kendaraan, kelistrikan, penyetelan hingga uji jalan.

Pada kegiatan kali ini, Warga Binaan memperbaiki bumper mobil yang mengalami penyok cukup berat sekaligus melakukan dempul ulang agar mengikuti warna asli kendaraan. Pekerjaan juga mencakup penggantian mika dan lampu mobil serta pemeriksaan sejumlah bagian kendaraan lainnya untuk memastikan kondisi kendaraan tetap baik.

Baca juga: Tes urun warga binaan, Lapas Batulicin komitmen berantas narkoba

Kemampuan yang dikembangkan tidak hanya berkaitan dengan servis mesin, tetapi juga mencakup keterampilan menangani bagian bodi kendaraan. Kesempatan praktik secara langsung ini diharapkan membuat Warga Binaan semakin terampil dan tidak canggung ketika nantinya menekuni dunia servis mobil setelah bebas.

Salah satu Warga Binaan berinisial B, menyampaikan bahwa kesempatan mengikuti kegiatan di bengkel menjadi peluang berharga untuk terus menambah keterampilan dalam bidang servis mobil. Ia ingin kemampuan yang diperoleh selama pembinaan dapat menjadi modal untuk mengembangkan bakat dan menekuni bidang otomotif setelah bebas.

“Kesempatan ini sangat berharga bagi saya untuk terus menambah keterampilan servis mobil. Saya ingin kemampuan yang saya pelajari di sini terus berkembang sehingga ketika bebas nanti saya lebih siap menjalankan dan mengembangkan kemampuan di bidang otomotif,” ungkap B.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan pembinaan kemandirian yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengasah potensi. Ia menegaskan bahwa Lapas akan terus menguatkan berbagai kegiatan yang dapat menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan keterampilan.

“Kami mendukung penuh pengembangan pembinaan kemandirian yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk tumbuh sesuai potensi yang mereka miliki. Pembinaan akan terus kami kuatkan agar Lapas menjadi wadah yang memberikan pengalaman dan keterampilan nyata sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” tegas Thoha Yahya Umar Sidiq.

Melalui area Bengkel Lapas Batulicin, Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan otomotif melalui pekerjaan yang dilakukan secara langsung. Keterampilan tersebut diharapkan terus berkembang menjadi bekal produktif yang dapat dimanfaatkan untuk menekuni dunia servis mobil setelah bebas.

Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.