Elephants

Lantunan Lagu tentang Ibu Hangatkan #TanggalMerahUntukIbu di Jogja

October 3, 2026

Jogja -

Suasana hangat terasa dalam gelaran #TanggalMerahUntukIbu yang digelar Frisian Flag di Jogja. Lantunan lagu tentang ibu dan keluarga dibawakan grup vokal perempuan Cantabile Chorale, mengiringi momen kebersamaan anak dan orang tua.

Gelaran #TanggalMerahUntukIbu oleh Frisian Flag berlangsung di Grand Atrium Pakuwon Mall Jogja pada 2-4 Oktober 2026. Sejumlah rangkaian acara hingga berbagai aktivitas booth dapat memanjakan para ibu yang berkunjung datang.

Sejumlah lagu dibawakan dalam kesempatan tersebut. Mulai dari 'Ratu Sejagad' dan 'Kumpul Bocah' yang dipopulerkan Vina Panduwinata, 'Pesawat Kertas' milik JKT48, hingga 'Bunda' dari Melly Goeslaw. Tak ketinggalan, soundtrack film *Jumbo*, 'Selalu Ada di Nadimu' yang dinyanyikan BCL, juga mengalun dalam acara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu anggota Cantabile Chorale, Rahayu Pratiwi K (24), mengatakan pemilihan lagu disesuaikan dengan tema kegiatan. Lewat lagu-lagu tersebut, mereka ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua yang telah mendampingi dan mendidik anak hingga tumbuh dewasa.

"Dari lagu-lagu yang kami bawakan tadi, mungkin kami juga ingin menyampaikan juga terima kasih kepada orang tua yang sudah mendidik kami sampai besar begitu," kata Ayy, sapaan akrabnya, Jumat (2/10/2026).

Cantabile Chorale sendiri merupakan paduan suara independen yang berdomisili di Yogyakarta. Ayy mengatakan momen #TanggalMerahUntukIbu juga menjadi kesempatan untuk mengapresiasi perjuangan para ibu. Ia pun menitipkan pesan sederhana kepada para ibu yang terus merawat dan mendampingi anak-anaknya.

"Pokoknya semangat, kalian itu keren semua para Ibu, dan pasti anak juga berterima kasih karena sudah bisa dirawat sampai tumbuh sebesar ini ya, dengan baik," sambung Rahayu.

Tak hanya diisi lantunan lagu, #TanggalMerahUntukIbu juga dimanfaatkan para ibu untuk menikmati waktu sejenak untuk diri sendiri. Salah satunya Teti, seorang ibu asal Sleman yang turut hadir dalam acara tersebut.

Frisian FlagFoto: Serly Putri Jumbadi/detikcom

Teti mengaku senang bisa mengikuti berbagai kegiatan yang tersedia. Ia sempat mencoba layanan pijat untuk relaksasi hingga klakson sejumlah makanan.

"Senang dengan adanya acara ini, semoga dibanyak-banyakin acara kayak gini ya. Tadi udah coba pijat bikin santai. Terus cobain beberapa makanan juga," kata Teti.

Menurut Teti, acara tersebut terasa seperti memberikan kesempatan bagi para ibu untuk benar-benar menikmati waktu libur. Sebab, menurutnya, menjadi seorang ibu membuat seseorang seolah tidak memiliki waktu libur.

"Ya seperti hari libur ya untuk ibu. Kita juga tahu kan kalau ibu itu ibaratnya nggak ada hari liburnya, 24 jam pokoknya. Jadi sekarang ya bisa Dibilang acara ini bikin santai dan bikin happy ibu-ibu," ujarnya.

(akd/akd)