Lampung perkuat pengembangan bawang putih dukung swasembada
Sabtu, 19 September 2026 14:45 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan tengah berdiskusi terkait pengembangan bawang putih di Lampung bersama Kementerian Pertanian. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.
Pemerintah menargetkan swasembada bawang putih nasional dapat tercapai pada 2029
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memperkuat pengembangan komoditas bawang putih sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan target swasembada bawang putih nasional.
"Pemerintah menargetkan swasembada bawang putih nasional dapat tercapai pada 2029. Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Pertanian tahun ini mengembangkan bawang putih seluas 5.000 hektare di berbagai daerah. Hasil panen juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan benih pada musim tanam berikutnya," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan oleh karena itu dipersiapkan pengembangan lahan, dukungan kepada petani, ketersediaan benih, serta langkah yang perlu disiapkan untuk memperluas budidaya bawang putih di Lampung.
"Lampung menjadi salah satu daerah yang mendapat dukungan pengembangan bawang putih. Tahun ini, ada seluas 40 hektare di Kabupaten Lampung Barat yang dialokasikan untuk pengembangan bawang putih, dengan dukungan benih dan berbagai sarana produksi bagi petani," katanya.
Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan dukungan melalui penyediaan Pupuk Hayati Cair (PHC) bagi kelompok tani yang melaksanakan pengembangan bawang putih.
"Pengembangan tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu musim tanam. Sebagian hasil panen akan diserap oleh penangkar atau offtaker yang telah disiapkan pemerintah, sementara sebagian lainnya dapat digunakan sebagai benih untuk musim tanam 2027," ucap dia.
Dia mengharapkan langkah itu dapat mendukung keberlanjutan budidaya, sekaligus mendorong petani semakin mampu mengembangkan bawang putih secara mandiri.
"Peluang pengembangan bawang putih di Lampung juga masih terbuka. Pada 2027, Kementerian Pertanian menargetkan perluasan tanam bawang putih secara nasional menjadi 20.000 hektare. Dan dari hasil pemetaan, Lampung memiliki potensi lahan sekitar 870 hektare yang dapat dikembangkan untuk komoditas tersebut," tambahnya.
Selain dukungan pemerintah melalui APBN, Lampung juga akan mendapatkan alokasi wajib tanam bawang putih seluas 100 hektare pada 2027 melalui kerja sama antara importir dan petani.
"Untuk memastikan pengembangan berjalan sesuai target, Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Tanggamus akan melakukan identifikasi lahan potensial sekaligus memetakan kendala yang dihadapi di lapangan," ujar dia.
Di sisi lain, peningkatan kemampuan petugas pengawasan benih juga menjadi perhatian untuk menjaga ketersediaan dan mutu benih bawang putih. Pelatihan bagi petugas akan dilakukan untuk memperkuat kemampuan dalam pengawasan dan sertifikasi benih.
"Pengembangan bawang putih di Lampung diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya meningkatkan produksi daerah tetapi juga mendukung ketersediaan bawang putih nasional menuju target swasembada pada 2029," kata dia.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.