Jakarta -
Musim pancaroba bikin flu gampang menyerang. Bersin-bersin, demam, tenggorokan sakit, batuk, badan pegal, sampai lemas jadi keluhan yang bikin nggak nyaman.
Saat flu menyerang, urusan makan biasanya jadi hal terakhir yang dipikirkan. Padahal, apa yang dimakan, diminum, dan dihindari bisa memengaruhi seberapa cepat tubuh pulih.
Perlu digarisbawahi, makanan memang tidak bisa menyembuhkan flu secara instan dan juga tidak menjamin seseorang bebas dari penularan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun dengan asupan nutrisi yang tepat, cairan yang cukup, dan istirahat yang memadai bisa membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih baik.
Cairan Jadi Kunci Utama
Saat demam, tubuh kehilangan lebih banyak cairan lewat keringat. Kalau disertai muntah atau diare, kehilangan cairan dan elektrolit bisa makin parah.
Karena itu, penting untuk terus mencukupi cairan sepanjang hari, baik dari air putih, konsumsi sup bening, teh, air kelapa, maupun minuman elektrolit.
Sup ayam disebut-sebut punya manfaat lebih dari sekadar menghangatkan badan. Menurut National Institutes of Health (NIH) AS, makan sup ayam dipercaya berpotensi membantu menjaga hidrasi tubuh, meredakan peradangan, dan melancarkan produksi lendir saat sakit.
Ada beberapa makanan yang dianjurkan ahli kesehatan untuk dihindari saat flu. Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak
Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Flu
Ketika demam, mual, atau perut tidak nyaman melanda, makan dalam porsi besar biasanya justru terasa berat di badan. Karena itu, lebih baik makan dalam porsi kecil tapi lebih sering, sesuai kemampuan tubuh menerimanya.
Pilihan makanan lembut dan mudah dicerna seperti bubur kacang hijau bisa jadi andalan. Tapi, makan menu yang itu-itu saja saat sakit juga bisa bikin bosan. Di sinilah buah-buahan, sup, dan salad ringan bisa jadi variasi yang tetap aman di perut.
Telur juga jadi sumber protein yang baik, asal nafsu makan mendukung. Yoghurt tak kalah bagus karena selain kaya protein, juga mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan.
Sementara buah-buahan seperti jeruk, beri, kiwi, melon, dan pepaya tak cuma menyegarkan, tapi juga memasok vitamin, mineral, dan cairan yang dibutuhkan tubuh.
Mayo Clinic Health System menyarankan agar kebutuhan nutrisi pendukung imun sebaiknya dipenuhi lewat pola makan seimbang, bukan mengandalkan suplemen.
Konsumsi vitamin C sebelum gejala flu muncul memang disebut bisa memperpendek durasi sakit, tapi bukan berarti mencegah seseorang tertular sama sekali.
Jadi, daripada buru-buru minum suplemen, lebih baik perbanyak makanan kaya vitamin C seperti jeruk dan buah sitrus lain, stroberi, kiwi, tomat, serta melon.
6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Flu dan Demam, seperti dikutip dari Food NDTV (26/8):
1. Gorengan dan Makanan Berminyak
Saat perut sedang tidak stabil, gorengan cenderung sulit dicerna. OSF HealthCare menyarankan untuk menghindari makanan pedas atau berminyak saat sakit karena berisiko mengiritasi lambung dan memperberat kerja pencernaan.
2. Alkohol
Alkohol sebaiknya dijauhi selama sakit. Apalagi jika demam, keringat berlebih, muntah, atau diare sudah membuat tubuh kehilangan banyak cairan, alkohol jelas bukan yang dibutuhkan tubuh saat itu.
3. Kafein Berlebihan
Kopi, minuman berenergi, dan minuman tinggi kafein lainnya kurang ideal dikonsumsi saat tubuh justru butuh hidrasi maksimal, apalagi kalau sudah ada gangguan pencernaan.
Ayam geprek tak disarankan untuk dikonsumsi saat flu. Foto: Instagram @geprekinaustralia
4. Makanan Terlalu Pedas
Ayam geprek atau bakmi ekstra pedas mungkin terdengar menggugah selera, tapi bisa jadi bumerang saat sedang mual, perut tidak nyaman, atau tenggorokan sakit.
5. Minuman Manis
Jus buah kemasan mungkin terlihat sebagai pilihan sehat saat sakit. Padahal, banyak minuman kemasan justru mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.
6. Porsi Makan Berat
Tidak perlu memaksakan diri makan dalam porsi penuh kalau nafsu makan sedang hilang sama sekali. Yang terpenting, tetap memastikan tubuh mendapatkan asupan nutrisi dari makanan dan minuman bergizi.
Baca juga: Keren! Pemuda 22 Tahun Bikin Bisnis Durian Keluarga Go Global
Halaman 2 dari 2
Simak Video " Ahli Gizi Beri Aturan Konsumsi Gula Per Harinya untuk Cegah Diabetes"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)