Elephants

KRI dr. Soeharso Buka Layanan Medis 24 Jam untuk Korban Gempa NTT

August 23, 2026

AKURAT.CO Penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat. TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso-990 untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak tetap berjalan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan, KRI dr. Soeharso tiba di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, Jumat (21/8/2026), setelah berlayar dari Surabaya.

“Pengerahan KRI dr. Soeharso merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang fasilitas kesehatannya terdampak gempa,” kata Berton dalam keterangannya, Minggu (23/8/2026).

Sebagai kapal bantu rumah sakit, KRI dr. Soeharso dilengkapi sejumlah fasilitas medis, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang intensif, ruang operasi, poliklinik, apotek, laboratorium, hingga ruang perawatan.

Terdapat dua ruang perawatan yang masing-masing memiliki kapasitas 20 tempat tidur. Ruang tersebut akan dipisahkan untuk pasien laki-laki dan perempuan.

Kapal sepanjang 122 meter itu juga memiliki geladak yang dapat digunakan untuk pendaratan helikopter, sehingga mendukung evakuasi medis dari wilayah yang sulit dijangkau.

Baca Juga: Gibran Libatkan Mahasiswa UI Dampingi Anak Korban Gempa NTT

KRI dr. Soeharso turut membawa tenaga medis gabungan dari TNI AL dan Kementerian Kesehatan. Tim tersebut memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam kepada masyarakat terdampak.

Layanan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, penanganan luka, tindakan operasi, hingga penanganan kasus kegawatdaruratan. Seluruh layanan diberikan secara gratis sesuai dengan prioritas medis.

Hingga Sabtu (22/8), KRI dr. Soeharso telah melayani 21 pasien. Layanan tersebut mencakup operasi patah tulang, penanganan luka robek, rawat jalan, serta tiga pasien yang menjalani rawat inap.

“Dengan hadirnya rumah sakit apung ini, pemerintah berharap seluruh masyarakat di wilayah terdampak dapat memperoleh penanganan kesehatan dengan cepat dan tepat,” tegas Berton.