ILUSTRASI. BCA Sediakan Pembiayaan Multiguna Usaha di UMKM Fest 2023 (KONTAN/Baihaki)
Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat penyaluran kredit ke sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyentuh Rp134,6 triliun atau tumbuh 6% YoY per semester I 2026.
Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih mengatakan, dukungan BCA terhadap UMKM diwujudkan melalui pendekatan menyeluruh berbasis tiga pilar yaitu penguatan pembiayaan, pembinaan, dan transaksi.
"BCA tidak hanya membuka akses permodalan terjangkau, tetapi juga memberikan edukasi bisnis serta perluasan pasar lewat inisiatif BCA Bangga Lokal, BCA UMKM Fest, Sertifikasi Halal UMKM, dan UMKM Go Export," ungkapnya dalam siaran pers, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: Askrindo Andalkan Diversifikasi dan Digitalisasi untuk Perkuat Pertumbuhan
Kemudahan ini semakin lengkap dengan efisiensi pembayaran digital berbasis QRIS BCA, aplikasi Merchant BCA, hingga layanan myBCA. Integrasi seluruh ekosistem ini dihadirkan agar UMKM Indonesia dapat bertransformasi, naik kelas, serta memperkuat daya saing secara berkelanjutan di pasar domestik maupun global.
BCA juga kembali mengukuhkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem UMKM dengan menghadirkan BCA UMKM Fest 2026.
Menjelang perhelatan tahunan tersebut, BCA turut menghadirkan suku bunga kredit khusus bagi pelaku UMKM yang berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga Januari 2027.
Pembiayaan khusus ini bertajuk Kredit Multiguna Usaha (KMU) Hari UMKM 2026. Program ini menawarkan suku bunga mulai dari 5,81% eff p.a. serta jangka waktu kredit lebih panjang bagi UMKM, sehingga memberikan angsuran yang lebih ringan untuk pelaku usaha.
John Kosasih menyampaikan, program pembiayaan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperoleh akses modal lebih terjangkau sehingga mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan usaha, melakukan investasi, hingga menciptakan lapangan kerja baru.
"Dukungan pembiayaan berkelanjutan juga menjadi bagian komitmen BCA mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor UMKM,” ujarnya.
Selain melalui KMU Hari UMKM 2026, BCA juga memiliki Kredit Multiguna Usaha MerDeKa (Material, Developer, dan Kontraktor) yang ditujukan bagi calon debitur di sektor properti, konstruksi, serta bahan bangunan.
Baca Juga: Fenomena Makan Tabungan Makin Nyata Terlihat, Rata-rata Simpanan Warga Kian Susut
Produk ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dan percepatan pertumbuhan ekonomi di sektor riil dan perumahan.
Langkah ini melengkapi berbagai solusi pembiayaan inklusif BCA, termasuk transaksi dan pengembangan bisnis pelaku UMKM. Secara khusus, BCA turut mendorong pengembangan bisnis UMKM salah satunya melalui perhelatan BCA UMKM Fest 2026, yang akan digelar secara hybrid mulai 1 Agustus–20 September 2026 (online) dan pada 20–23 Agustus 2026 (offline) di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.
Ajang ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperluas akses pasar, mendapatkan edukasi, hingga akses pembiayaan.
“BCA berharap kehadiran berbagai solusi pembiayaan ini dapat menjawab kebutuhan pelaku usaha di berbagai sektor. Kami percaya, dukungan optimal bagi pelaku UMKM dapat berkontribusi dalam skala lebih besar bagi ekonomi nasional hingga menciptakan lapangan kerja baru demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” kata John Kosasih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News