Jakarta (ANTARA) - Kreator konten Jerhemy Owen menggunakan platform TikTok untuk mengajak warga menghijaukan lahan kritis di wilayah Aceh melalui program yang disebut Wenanam.
Program itu memungkinkan warga untuk menyalurkan bantuan satu bibit dengan membagikan 15 kali konten kreasi Jerhemy di TikTok serta menyumbangkan dana atau mendaftar menjadi relawan penanam pohon melalui hub.wwf.id/id/Dukung-Wenanam-2026.
Ketika ditemui di sela acara di Jakarta Selatan, Selasa, dia menyampaikan bahwa Wenanam menggabungkan aktivitas digital dengan gerakan penghijauan untuk memudahkan orang-orang yang ingin berkontribusi dalam upaya pemulihan lingkungan.
Dia menggagas upaya itu setelah berdiskusi dengan rekan-rekannya di TikTok seusai menghadiri konferensi mengenai perubahan iklim yang diadakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa di Azerbaijan pada November 2024.
Lulusan program pendidikan ilmu lingkungan di Belanda itu selama 2025 berhasil merealisasikan penanaman 10.000 bibit pohon di Bogor melalui Wenanam, dan meningkatkan target penanaman menjadi 250.000 bibit pada 2026.
Sasaran program penanaman bibit pohon dalam program Wenanam tahun 2026 mencakup daerah yang pada tahun 2025 terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh.
"Kita nanam di lokasi yang benar-benar terjadinya dampak bencana tersebut, kita nanam pertama untuk mengembalikan lahan yang rusak akibat bencana longsor dan banjir tahun lalu," katanya.
"Termasuk juga ada lahan-lahan lain, tempat-tempat, desa-desa, di sana, supaya tidak ada lagi konflik antara gajah dan juga manusia," ia menambahkan.
Upaya penanaman pohon di wilayah Aceh ditujukan untuk menghijaukan kembali lahan yang rusak akibat banjir dan tanah longsor dengan pohon-pohon yang disukai dan tidak disukai gajah sebagai pembatas serta tanaman produktif seperti pohon kopi dan durian.
"Supaya warga setempat juga ikut merasakan bantuan bibit produktif ini, karena dalam dua tahun ke depan hasil panennya dapat langsung dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka," kata Jerhemy.
Baca juga: Kreator muda manfaatkan media sosial untuk mendorong aksi berdampak
Di samping menggerakkan aksi penghijauan, Jerhemy menjalankan program Wengalir untuk membantu pengadaan tangki dan pipa air bersih bagi warga di Desa Wokowoe dan Wokodekororo di Nusa Tenggara Timur.
Ia mengampanyekan aksi lingkungannya melalui konten-konten video di platform digital.
Ia mengatakan bahwa konten edukasi pelestarian lingkungannya mendapat banyak tanggapan dari pengguna platform di fitur stage comment TikTok.
Selain menarik pengguna platform digital untuk berpartisipasi dalam aksi lingkungan, menurut dia, konten video edukasinya juga menginspirasi pengikutnya untuk menempuh pendidikan teknik lingkungan di perguruan tinggi.
Baca juga: Kemenekraf jajaki kolaborasi pengembangan konten animasi
Baca juga: YouTube siap diskusi dengan pemerintah soal sertifikasi kreator konten
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.