Elephants

KP2MI Rancang Program SMK Go Global untuk Dorong Brain Circulation Talenta Indonesia

August 6, 2026

Bagikan:

JAKARTA — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) berupaya mendorong peningkatan brain circulation atau perpindahan tenaga kerja terampil secara timbal balik melalui Program SMK Go Global. Program ini dirancang agar Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali dari negara penempatan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan nasional.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, menjelaskan bahwa brain circulation akan melahirkan talenta dengan kompetensi, mental, pengalaman, serta etos kerja berstandar global.

“Tidak sedikit purna pekerja migran yang selesai kontrak di luar negeri, kembali ke Tanah Air, lalu membangun usaha mikro atau berkarier lagi di Indonesia untuk menduduki posisi yang lebih baik,” ujar Mukhtarudin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Target 500 Ribu Talenta Kerja ke Luar Negeri

Pemerintah menargetkan Program SMK Go Global dapat memfasilitasi 500 ribu talenta Indonesia untuk bekerja di luar negeri sepanjang periode 2026–2029. Skema ini mencakup 300 ribu lulusan SMK dan 200 ribu tenaga kerja dari kategori umum.

Untuk mencapai target tersebut, KP2MI telah menyusun tahapan keberangkatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sebagai berikut:

Kerangka Filosofi Asta Mandala: Panca Sukses dan Tri Dampak

Mukhtarudin menegaskan, keberlanjutan program ini dikawal melalui filosofi Asta Mandala SMK Go Global, yang terdiri dari Panca Sukses sebagai strategi implementasi dan Tri Dampak sebagai tujuan akhir.

Panca Sukses mencakup lima pilar utama:

BACA JUGA:


Sementara itu, Tri Dampak yang disasar mencakup:

“Asta Mandala SMK Go Global bukan sekadar kerangka penyelenggaraan program, melainkan komitmen pemerintah untuk menjadikan penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagai strategi pembangunan SDM berdaya saing global. Inilah yang kami sebut sebagai brain circulation,” pungkas Mukhtarudin.

KP2MI optimistis program ini menjadi pendorong lahirnya talenta unggul sekaligus memperkuat daya saing bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+