Elephants

Korpri Kabupaten Magelang menyalurkan dana Rp368 juta korban gempa NTT

September 19, 2026

Korpri Kabupaten Magelang menyalurkan dana Rp368 juta korban gempa NTT

Sabtu, 19 September 2026 14:46 WIB

Image Print

Ketua Carteker Dewan Korpri Kabupaten Magelang Asfuri secara simbolis menyerahkan dana kepada Sekretaris BPBD Kabupaten Magelang Musokhip di Magelang. ANTARA/HO-Pemerintah Kabupaten Magelang

Magelang (ANTARA) - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyalurkan dana Rp368,9 juta untuk korban gempa bumi di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Carteker Dewan Korpri Kabupaten Magelang Asfuri di Magelang, Sabtu, menyampaikan bantuan itu dari penggalangan dana yang melibatkan anggota Korpri di lingkungan Pemkab Magelang, instansi vertikal, hingga BUMD.

Dana tersebut diserahkan secara simbolis kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang.

Ia mengatakan bantuan tersebut bentuk empati dan solidaritas anggota Korpri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

"Penyerahan bantuan ini adalah wujud ketulusan serta rasa empati dari seluruh anggota Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, instansi vertikal, maupun BUMD," katanya.

Dia mengharapkan dana yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus menjadi memberi semangat warga NTT untuk bangkit dari kondisi pasca-bencana.

Sekretaris BPBD Kabupaten Magelang Musokhip mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Korpri kepada BPBD Kabupaten Magelang.

Ia memastikan bantuan tersebut akan dikawal agar dapat disalurkan kepada masyarakat terdampak secara tepat sasaran.

"Dana bantuan ini akan kami bawa langsung ke lokasi bencana besok, Minggu (20/9)," katanya.

Ia menyampaikan penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas antar-daerah ketika masyarakat menghadapi bencana.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.