Elephants

Kopi jadi unggulan Kabupaten Magelang

August 28, 2026

Kopi jadi unggulan Kabupaten Magelang

Jumat, 28 Agustus 2026 20:33 WIB

Image Print

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Puji Astuti ketika menjawab pertanyaan wartawan di Magelang, Jumat, (28/8/2026). ANTARA/Heru Suyitno

Magelang (ANTARA) - Kopi menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengingat komoditas ini memiliki potensi cukup besar karena didukung kondisi geografis dan topografi wilayah yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga kawasan dataran tinggi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Puji Astuti, di Magelang, Jumat, mengatakan Kabupaten Magelang memiliki dua jenis kopi utama, yakni arabika dan robusta. Pengembangan kedua jenis kopi tersebut disesuaikan dengan karakteristik dan ketinggian wilayah.

"Kabupaten Magelang mempunyai jenis kopi arabika dan robusta, sesuai dengan topografi wilayah kita, mulai dari dataran rendah, menengah, sampai ketinggian," katanya.

Menurut dia, kopi arabika umumnya dikembangkan pada wilayah dengan ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan kondisi optimal pada ketinggian sekitar 1.000 mdpl.

Saat ini, katanya luas lahan kopi arabika di Kabupaten Magelang mencapai sekitar 1.075 hektare, dengan produktivitas rata-rata 506,52 kilogram per hektare.

Sentra perkebunan kopi arabika tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kaliangkrik, Windusari, Pakis, Grabag, Ngablak, Sawangan, Dukun, dan Salaman.

Ia menuturkan, kopi robusta memiliki areal tanam yang lebih luas. Luas lahan kopi robusta di Kabupaten Magelang mencapai sekitar 2.300 hektare, dengan produktivitas rata-rata sekitar 1.161 kilogram per hektare.

"Kalau kopi robusta kita lebih banyak luasannya, sekitar 2.300 hektare, dengan produktivitas juga lebih besar, yaitu sekitar 1.161 kilogram per hektare," katanya.

Ia menyebutkan, sebaran kopi robusta juga lebih luas dibandingkan arabika. Sentra robusta antara lain berada di Salaman, Borobudur, Srumbung, Dukun, Sawangan, Candimulyo, Tempuran, Kajoran, Kaliangkrik, Bandongan, Windusari, Secang, Tegalrejo, Pakis, Grabag, dan Ngablak.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.