Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong, Bengkulu menanam 1.000 batang pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Musi di wilayah setempat guna mengantisipasi bahaya banjir dan menjaga kelestarian lingkungan.
Komandan Kodim (Dandim) 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan penanaman pohon tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 TNI Tahun 2026 di DAS Musi Desa Taba Renah, Kecamatan Curup Utara.
"Aksi penanaman 1.000 batang pohon ini dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya mendorong penghijauan di kawasan yang berpotensi rawan banjir," kata Agung.
Dia menjelaskan aksi penghijauan ini melibatkan anggota Kodim 0409/Rejang Lebong, personel kepolisian, petugas Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, mahasiswa, pelajar, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Kegiatan penanaman pohon ini, kata dia, dipimpin oleh Pasi Intelijen Kapten Inf Yudho Hartono yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan menelusuri bantaran Sungai Musi di kawasan Desa Taba Renah.
"Aksi penghijauan ini sangat penting guna menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi banjir, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," kata dia.
Agung berharap bibit pohon buah-buahan, seperti durian, nangka dan rambutan, serta jenis tanaman kayu-kayuan tersebut dapat tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat sekitar untuk turut menjaga dan merawatnya.
Ia menambahkan pada peringatan HUT TNI tahun ini, Kodim 0409/Rejang Lebong yang membawahi tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu (Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong) mengisinya dengan berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Adapun kegiatan itu, di antaranya pasar murah, pelayanan kesehatan gratis, donor darah, bakti sosial, ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), hingga aksi penanaman pohon.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.