Ambon (ANTARA) - Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapaha, Kota Ambon, Maluku, untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga bagi kemerdekaan Indonesia.
Komandan Kodaeral IX Ambon Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas di Ambon, Senin (17/8), mengatakan AKRS dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk mengingat kembali pengorbanan para pahlawan sekaligus meneguhkan tanggung jawab generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan.
"Penghormatan terhadap para pahlawan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan peringatan, tetapi harus diterjemahkan dalam semangat pengabdian dan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," katanya.
Ia menilai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga merupakan fondasi bagi kehidupan Indonesia sebagai negara merdeka sehingga nilai-nilai perjuangan tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi penerus.
Menurut dia, mengenang jasa pahlawan juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini diperoleh melalui perjuangan panjang dan pengorbanan yang besar.
"Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan Indonesia," ujarnya.
Ia berharap penghormatan kepada para pahlawan dapat mendorong seluruh elemen bangsa, termasuk prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, untuk melanjutkan perjuangan melalui pengabdian sesuai bidang masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dari unsur Pemerintah Provinsi Maluku, TNI, Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparatur sipil negara mengikuti rangkaian penghormatan kepada para pahlawan dalam suasana khidmat.
Rangkaian AKRS meliputi penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, pembacaan doa, hingga penghormatan terakhir. Suasana semakin hening ketika penerangan di kawasan TMP Kapaha dipadamkan dan hanya cahaya obor serta lampu di sekitar pusara yang menerangi lokasi.
Hanarko menegaskan semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga persatuan, memperkuat pengabdian, serta memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Dengan demikian, kata dia, peringatan kemerdekaan tidak berhenti pada penghormatan secara simbolis, tetapi menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali tanggung jawab bersama dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.