Elephants

KKP siapkan Rp14 miliar bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Penajam - ANTARA News Kalimantan Timur

September 16, 2026

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan dana Rp14 miliar untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, untuk mengangkat taraf ekonomi masyarakat di kawasan pesisir kabupaten setempat.

"Dua Kampung Nelayan Merah Putih dibangun dan saat ini masuk proses lelang," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto, Rabu, ketika ditanya menyangkut program kampung nelayan itu di Penajam.

KKP membangun Kampung Nelayan Merah Puitih di Kelurahan Nenang dan Tanjung Tengah di wilayah Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Nenang sebagai inti, dan di Kelurahan Tanjung Tengah sebagai penyangga," jelasnya.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut berdampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, kata dia, dan juga peluang untuk investasi membangun Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN), karena pondasi SPDN disiapkan di kampung nelayan.

Di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut dibangunkan fasilitas penerangan, jalan lingkungan, tempat tambatan kapal, gudang yang dilengkapi sistem pendingin (cold storage) hingga sumber air dan pabrik es.

Pendanaan dan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ditanggung KKP, dananya Rp14 miliar yang terbagi di Kelurahan Nenang Rp6 miliar dan Kelurahan Tanjung Tengah Rp8 miliar, demikian Andi Trasodiharto.

Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki potensi perikanan tangkap cukup besar yang dinilai mampu menunjang kebutuhan ikan, bukan saja untuk masyarakat kabupaten setempat, tetapi juga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tercatat produksi ikan tangkapan nelayan pada 2025 mencapai 6.672 ton atau mengalami peningkatan 66 ton dibanding hasil ikan tangkap pada 2024 hanya 6.606 ton, dan ditargetkan produksi ikan tangkapan nelayan pada 2026 mencapai 6.740 ton.

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.