Elephants

Kisah Anak Gen Alpha Diledek karena Bernama Chinta, Diam-diam Ingin Ganti Nama

August 13, 2026

Jakarta -

Nama yang menjadi doa dari orang tua kadang menimbulkan dilema bagi seorang anak. Nama yang seharusnya jadi identitas paling dasar sering membuat tidak nyaman ketika panggilan itu mengundang perhatian yang tidak diingkan. Seorang anak gen Alpha diam-diam tidak suka dengan nama Chinta karena diledek gurunya.

Unggahan viral seorang ibu baru-baru ini menarik perhatian warganet. Ia membagikan cerita mengenai putrinya yang berusia 9 tahun. Dalam postingan Threads, Wani (@waniey_majid) mengisahkan bagaimana ia menemukan percakapan mengejutkan antara sang putri dengan seseorang yang diduga praktisi hukum.

Dalam tangkapan layar percakapan yang diunggah, anak bernama Chinta itu bertanya: "Bagaimana caranya mengubah nama anak? Tapi saya masih anak-anak,"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chinta Ingin Ganti NamaChinta Ingin Ganti Nama Foto: Threads @waniey_majid

Hal tersebut cukup mengejutkan Wani karena anaknya ingin mengganti nama apalagi terpikir untuk mengubahnya secara legal. Menurut Wani, putrinya memang pernah mengaku tidak nyaman dengan seorang guru di sekolah yang kerap menggodanya karena namanya, Chinta.


"Tolong. Putri saya ingin mengganti namanya! Dia baru berusia 9 tahun, tapi sudah punya misi besar untuk mengubah namanya. Saya baru menyadari adanya percakapan ini di inbox saya," tulisnya.

Dikatakan bahwa putrinya tidak mendapat perundungan. Ia mengklarifikasi bahwa Chinta kini baik-baik saja dan perlahan mulai memahami bahwa gurunya hanya bercanda.

"Anak saya sekarang baik-baik saja. Dia memang sempat merasa agak canggung dengan guru yang suka bercanda soal namanya karena, saat itu, dia benar-benar merasa tidak nyaman. Namun seiring berjalannya waktu, dia perlahan bisa menerimanya dan belajar cara menghadapinya. Kini, dia menganggap hal itu sebagai candaan semata dari gurunya.

"Bahkan saat saya bilang ingin menemui guru tersebut, dia justru melarang saya karena katanya dia sudah tidak mempermasalahkannya lagi," tambah Wani


Kepada WORLD OF BUZZ, Wani mengatakan bahwa nama itu dipilih sebagai doa. Ia pun menyampaikan pesan yang menyentuh hati kepada Chinta bahwa panggilan itu adalah bentuk limpahan kasih sayang.

"Sebagai orang tua, kita hanya bisa melakukan apa yang menurut kita terbaik bagi anak-anak pada saat itu. Namun, seiring mereka tumbuh dewasa, perasaan dan sudut pandang mereka bisa berubah. Itulah sebabnya komunikasi sangatlah penting. Dengarkan, pahami, dan jangan pernah mengabaikan perasaan anakmu, meskipun hal itu mungkin tampak sepele bagi kita.

"Untuk Chinta, Mama ingin kamu tahu bahwa namamu dipilih dengan penuh kasih sayang dan doa. Perasaanmu selalu valid, dan jika suatu saat kamu merasa tidak nyaman, kamu selalu bisa bicara dengan Mama. Mama hanya ingin kamu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mencintai diri sendiri, dan tidak pernah membiarkan perkataan orang lain mendefinisikan dirimu," ujar Wani.

(ami/ami)