Kunming (ANTARA) - Sejak dimulainya puncak arus perjalanan musim panas 2026, layanan kereta lintas perbatasan China-Laos mencatatkan arus perjalanan yang cukup mengesankan. Melalui Pos Perbatasan Mohan, volume perjalanan keluar dan masuk (inbound-outbound) telah mencapai lebih dari 11.000 perjalanan personel per hari sejak 1 Juli.
Menurut data dari China Railway Kunming Group Co., Ltd, sejak 1 Juli, rata-rata 53,2 perjalanan kereta cepat telah melayani rute Kunming-Xishuangbanna setiap hari. Selama periode yang sama, jumlah penumpang di segmen domestik China pada Jalur Kereta China-Laos mencapai 649.000 orang per hari, sementara lebih dari 11.000 penumpang lintas perbatasan melintasi pos Mohan setiap harinya.
Di pos perbatasan Mohan, otoritas setempat meluncurkan berbagai layanan khusus untuk mempermudah proses pemeriksaan bea cukai, antara lain reservasi proses bea cukai untuk rombongan wisatawan, platform pemeriksaan cerdas, dan fasilitas layanan mandiri (self-service).
Berbagai fasilitas tersebut secara signifikan memangkas waktu pemeriksaan di perbatasan. Selain itu, tersedia pula anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mata uang asing, layanan penukaran mata uang asing, serta penjualan kartu SIM ponsel bagi penumpang inbound.
"Inilah pertama kalinya saya bepergian ke luar negeri dengan kereta api. Layanan multibahasa, proses bea cukai yang nyaman, ditambah desain tiket kereta yang sangat unik, semuanya memberikan pengalaman baru bagi saya," kata Lin Ruoyin, seorang wisatawan China yang hendak menghabiskan liburan di Laos, saat akan menaiki kereta.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.