Elephants

Kepala BGN Ungkap Penyebab Siswa di Jayapura Keracunan MBG: SPPG Masak Terlalu Awal

August 6, 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap insiden keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua akibat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasak terlalu awal.

Baca Juga

"Jadi memang memulai masaknya terlalu cepat, kalau enggak salah pukul 19.00 atau 19.30 di hari sebelumnya untuk diberi makan pada hari berikutnya di pukul 11.00, jadi itu sudah melanggar, termasuk yang di Semarang, Jawa Tengah, juga sama, dia mulai masak jam 21.00. Ini kan masalah kedisiplinan, nah ini kita lagi cari formula (untuk mengawasi SPPG yang melanggar)," kata Kepala BGN Sudaryono dalam konferensi pers yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan apabila SPPG memang terbukti melakukan unsur-unsur lain, misalnya kesengajaan, sabotase, dan lain sebagainya, maka BGN tidak segan untuk melaporkannya agar diperiksa oleh pihak kepolisian.

Baca Juga

"Memang kalau ada ya kita serahkan semua, bukan kemudian kita tutup-tutupi atau kemudian kita bela, karena kalau salah, ngapain dibela. Jadi, cuma kan kita mesti juga ada asas praduga tak bersalah, termasuk, mohon maaf, ada satu kasus keracunan itu karena makanannya dibawa pulang," kata Sudaryono.

Oleh karena itu, menurutnya, kasus-kasus seperti MBG yang dibawa pulang tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi BGN untuk terus mengedukasi para penerima manfaat agar sadar akan pentingnya keamanan pangan.

Baca Juga

"Jadi, misalnya dia sudah benar semua dapurnya, kemudian sudah diberikan ke siswanya di waktu yang juga masih sesuai, jam 9 atau 10 pagi, lalu benar, mulai dari selesai masak sampai dimakan, tetapi kemudian dia bungkus, dibawa pulang, dan dikonsumsi bersama keluarga yang lain, sehingga yang keracunan bukan hanya siswanya, melainkan termasuk anggota keluarga yang mengkonsumsi makanan itu. Ini bagian dari PR kami, bagaimana mengedukasi," ucap Sudaryono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya dilaporkan bahwa sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG pada Rabu 5 Agustus 2026.

Setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura, delapan pasien yang diduga mengalami insiden keamanan pangan tersebut berangsur membaik, bahkan satu pasien telah diizinkan pulang. (Ant)

Menkes Budi Gunadi Sadikin & Kepala BGN Sudaryono.

Kepala BGN Ungkap Rencana Rekrut Chef hingga Catering untuk Masak Menu MBG

Sudaryono mengatakan dalam pertemuan tadi pihaknya mendapat masukan untuk memperbaiki pelaksanaan MBG. Sejumlah hak yang menjadi sorotan yaitu terkait menu MBG, sanitasi

VIVA.co.id

5 Agustus 2026