Elephants

Kementerian PU percepat perbaikan irigasi terdampak bencana Sumatera

July 22, 2026
Penanganan jaringan irigasi dilaksanakan sesuai dengan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat perbaikan jaringan irigasi baik melalui kegiatan tanggap darurat maupun rehabilitasi dan rekonstruksi jaringan irigasi yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

"Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat perbaikan jaringan irigasi baik melalui kegiatan tanggap darurat maupun rehabilitasi dan rekonstruksi jaringan irigasi yang terdampak bencana di wilayah Sumatera untuk memulihkan layanan irigasi dan mendukung keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat," ujar Menteri PU Dody Hanggodo kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Dody mengatakan, penanganan jaringan irigasi dilaksanakan sesuai dengan pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Untuk Daerah Irigasi (DI) yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, tercatat sebanyak 31 daerah irigasi terdampak bencana. Dia menjelaskan, berdasarkan data Sistem Tanggap Bencana (Sitaba) Kementerian PU per 21 Juli sebanyak 12 daerah irigasi telah selesai ditangani, 5 daerah irigasi sedang dalam proses rehabilitasi, sedangkan sisanya akan ditangani secara bertahap.

Sementara itu, kata Dody lagi, Daerah Irigasi yang menjadi kewenangan daerah tercatat sebanyak 65 daerah irigasi terdampak bencana. Hingga saat ini berdasarkan data Sitaba per 21 Juli sebanyak 2 daerah irigasi telah selesai ditangani, 63 daerah irigasi sedang dalam proses penanganannya.

"Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," katanya pula.

Menurut dia, pelaksanaan dilakukan berdasarkan Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tahun 2026-2028 dengan prinsip build back better, yaitu membangun kembali infrastruktur yang lebih aman, tangguh, dan berketahanan terhadap bencana," katanya lagi.

Saat ini, ujar Dody, sebagian kegiatan telah memasuki tahap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, sementara beberapa pekerjaan lainnya masih berada pada tahap persiapan pelaksanaan, penyelesaian dokumen teknis, pengadaan, maupun proses kontraktual.

Kementerian PU terus melakukan percepatan, agar seluruh program dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak.

Baca juga: Pemerintah utamakan perbaiki irigasi sawah tidak terdampak bencana

Baca juga: Kementan-PU kerja sama perbaiki irigasi rusak akibat bencana

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.