Peningkatan produktivitas harus dimulai dari tanaman yang sehat dan pengelolaan budi daya yang baik sehingga kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan petani perlu terus diperkuat agar produktivitas tebu meningkat secara berkelanjutan
Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong percepatan peremajaan tanaman tebu melalui metode bongkar ratoon guna meningkatkan produktivitas perkebunan dan memperkuat pasokan bahan baku sebagai langkah mendukung pencapaian swasembada gula nasional.
“Peningkatan produktivitas harus dimulai dari tanaman yang sehat dan pengelolaan budi daya yang baik sehingga kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan petani perlu terus diperkuat agar produktivitas tebu meningkat secara berkelanjutan,” kata Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Heru Tri Widarto dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.
Heru mengatakan, peremajaan tanaman menjadi salah satu langkah penting untuk mengatasi penurunan produktivitas tebu setelah tanaman mengalami beberapa kali keprasan sehingga hasil panen dapat ditingkatkan.
Melalui metode bongkar ratoon, kata dia, tanaman tebu yang produktivitasnya menurun diganti dengan tanaman baru agar pertumbuhan lebih optimal dan kemampuan lahan menghasilkan tebu dapat diperbaiki.
Menurut dia, peningkatan produktivitas perlu dilakukan melalui pengelolaan budi daya yang baik dengan melibatkan petani, perusahaan perkebunan, dan pemerintah agar perbaikan produksi dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Heru pun sempat memantau pelaksanaan kegiatan tanam bongkar ratoon di Kudus, Jawa Tengah, bersama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).
Kegiatan peremajaan yang dilaksanakan melalui Pabrik Gula Rendeng ini sebagai bagian dari upaya memperkuat budi daya tebu dan ketersediaan bahan baku industri gula di wilayah Kudus dan sekitarnya.
Direktur Utama PT SGN Mahmudi mengatakan, perusahaan mendukung peningkatan produktivitas tebu melalui peremajaan tanaman secara konsisten serta penguatan kemitraan dengan petani.
Ia menekankan peningkatan produktivitas di tingkat perkebunan menjadi bagian penting dalam memperkuat rantai produksi gula, mulai dari budi daya hingga pengolahan di pabrik.
Baca juga: Mentan kebut bongkar ratoon targetkan swasembada gula dalam dua tahun
Baca juga: Kementan siap kawal peningkatan rendemen program bongkar ratoon
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.