Kemenpar pacu pergerakan wisatawan Nusantara lewat GATF 2026
Rabu, 2 September 2026 10:29 WIB
Suasana pembukaan acara ITB 2026 di Mumbai, India pada 1-3 September 2026. (ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata)
Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menegaskan bahwa kemudahan konektivitas menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat memiliki semakin banyak pilihan untuk mengunjungi berbagai destinasi pariwisata di Indonesia.
"Konektivitas yang baik membuka akses menuju berbagai destinasi, sementara kesiapan produk dan layanan pariwisata mendorong pariwisata berkualitas dengan wisatawan yang tinggal lebih lama, kembali berkunjung, serta merekomendasikan pengalamannya kepada orang lain," ujar Made dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Dia turut menyatakan bahwa Kementerian Pariwisata berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga momentum pertumbuhan pergerakan wisatawan nusantara dan memastikan sektor pariwisata terus memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat.
Oleh sebab itu Kementerian Pariwisata terus berupaya memacu pergerakan wisatawan nusantara dan menjadikan Indonesia sebagai pilihan utama destinasi perjalanan melalui pergelaran pameran perjalanan.
"Wisatawan Nusantara memiliki potensi yang sangat besar. Potensi ini perlu terus dioptimalkan agar semakin banyak masyarakat melakukan perjalanan dan mengenal keragaman destinasi di Indonesia," kata Made
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Made menyampaikan perjalanan wisatawan nusantara pada semester I 2026 mencapai 630,41 juta perjalanan atau tumbuh 2,71 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri terus meningkat dan perlu dijaga. Sebab perjalanan wisatawan nusantara memiliki efek berganda karena dapat turut menggerakkan sektor transportasi, akomodasi, kuliner, atraksi wisata, ekonomi kreatif, hingga UMKM di daerah tujuan.
Maka dari itu, melalui sejumlah pameran pariwisata diharapkan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan inspirasi perjalanan sekaligus memanfaatkan beragam pilihan tiket dan konektivitas dari maskapai Indonesia, serta paket-paket wisata untuk menjelajahi destinasi di Indonesia.
Made menyebut dalam satu pameran perjalanan yang digelar di Jakarta baru-baru ini, Kementerian Pariwisata turut menghadirkan stan "Wonderful Indonesia" dengan tema "Terbang ke Destinasi Impian, DiIndonesiaAja".
Masyarakat diharapkan menemukan beragam pilihan perjalanan dan paket wisata untuk mewujudkan rencana liburan di berbagai destinasi Indonesia.
“Harapannya, peningkatan perjalanan wisatawan nusantara tidak hanya membuat semakin banyak masyarakat mengenal Indonesia, tetapi juga meningkatkan perputaran ekonomi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai destinasi,” ujar Made.
Pewarta : Hreeloita Dharma Shanti
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026