Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah memasifkan penyelenggaraan program cek kesehatan gratis (CKG) di berbagai daerah guna meningkatkan skrining pada kasus tuberkulosis (Tb) di Indonesia.
"Jadi kasus Tb di Indonesia tahun lalu ada 1.090.000. Dan yang ditemukan baru 80 persen atau 867.000 kasus. Sehingga melalui CKG ini bisa mempercepat skrining kasus itu," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus di Tangerang, Kamis.
Ia mengaku, bahwa saat ini masih terdapat kasus Tb yang belum terdeteksi. Hal itu dapat diketahui dari tren data tahun 2025 yang diperkirakan terdapat 1,09 juta kasus Tb, namun baru sekitar 867.000 kasus atau 80 persen yang berhasil ditemukan.
Kendati demikian, pemerintah menargetkan penemuan kasus Tb dapat ditingkatkan menjadi 90 persen pada 2026.
"Tahun ini kita melakukan extraordinary, kita targetkan kalau bisa naik menjadi 90 persen," ucapnya.
Dia mengatakan, masyarakat yang teridentifikasi mengidap Tb nantinya akan segera mendapatkan pengobatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.
"Selain skrining kasus, pemerintah juga mendorong pemberian terapi pencegahan Tb kepada orang yang memiliki kontak erat dengan pasien, khususnya anggota keluarga yang tinggal serumah," terangnya.
Berdasarkan data Kemenkes, target nasional pemberian terapi pencegahan Tb kepada kontak serumah pada 2025 mencapai 72 persen. Namun, capaian di sejumlah daerah masih berada di bawah target tersebut.
Banten menjadi provinsi dengan capaian tertinggi dibandingkan sejumlah daerah lainnya, yakni 61 persen. Selanjutnya, Jawa Timur mencapai 46 persen dan Jawa Tengah sebesar 28 persen.
Sementara itu, capaian terendah tercatat di Papua Pegunungan dengan nol persen, sedangkan Sulawesi Utara dan Aceh masing-masing baru mencapai satu persen.
"Jadi melalui media ini, kita memanfaatkan media, kalian tolong kami sehingga mengajak masyarakat untuk CKG sehingga mudah diketahui kalau ada sakit, ditemukan, diobati, jadi kasus Tb akan turun dengan CKG ini," kata dia.
Baca juga: Kemenkes: Deteksi Tb bagi penyandang disabilitas perlu diperkuat
Baca juga: Kemenkes usulkan Kota Bogor jadi contoh penanggulangan Tb terintegrasi
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.