Sabtu, 26 September 2026 - 17:30 WIB
Bogor, VIVA – Temuan fasilitas yang disebut berstandar apartemen di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, kini memasuki babak baru.
Baca Juga
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengaku menemukan sejumlah perbedaan setelah melakukan pemeriksaan internal di lokasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Inspektur Jenderal Kemenimipas Rudi Setiawan mengatakan, dirinya turun langsung mengecek sejumlah lokasi yang sebelumnya menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI.
Baca Juga
Dari pemeriksaan tersebut, Kemenimipas menemukan adanya kondisi yang berbeda dengan apa yang sebelumnya dipublikasikan Ombudsman.
“Bisa saya sampaikan. bahwa apa yang saya lihat dengan apa yang dipublish atau yang ditayangkan teman-teman Ombudsman, ada beberapa perbedaan, dan ini menjadi konsentrasi kami sebagai tim pemeriksa. Kami lihat ORI seperti apa dan kami lihat tadi seperti apa,” tuturnya, Sabtu, 26 September 2026.
Baca Juga
Rudi mengatakan, perbedaan tersebut kini menjadi perhatian tim pemeriksa Kemenimipas. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kondisi sebenarnya di lokasi yang sebelumnya disorot Ombudsman.
Menurut Rudi, Menteri Imipas Agus Andrianto juga telah memberikan arahan agar setiap perubahan atau kondisi yang tidak sesuai segera diperiksa.
“Ini juga pernyataan tegas dari Pak Menteri, apabila ada perubahan, ada kondisi yang tidak sesuai, ini tolong dilakukan pemeriksaan,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, temuan Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, ternyata bukan hanya soal hunian dengan fasilitas layaknya apartemen.
Di kawasan tersebut, Ombudsman juga menemukan proyek pembangunan simulator golf, fasilitas gym, hingga dua mobil mewah. Temuan itu terungkap saat Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kompleks Lapas Cibinong.
Pemeriksaan tersebut bahkan sempat diwarnai aksi saling dorong dengan petugas lapas. Anggota Ombudsman RI Syafrida R. Rasahan mengatakan, tim awalnya menanyakan area di balik pagar kompleks lapas kepada petugas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat itu, area tersebut disebut sebagai lokasi rumah dinas kepala lapas. Namun, setelah masuk dan melakukan pemeriksaan, Ombudsman justru menemukan sejumlah bangunan lain.
”Kami menemukan beberapa lokasi hunian di lapas yaitu berupa bangunan yang terlihat seperti homestay, yang terdiri dari seperti ada dinding seng cat warna biru. Kemudian juga terdapat rumah seperti klaster,” kata dia, Kamis, 24 September 2026.
Halaman Selanjutnya
Syafrida menyebut bangunan-bangunan tersebut memiliki bentuk seperti vila dengan sejumlah tipe. Tak jauh dari lokasi, Ombudsman juga menemukan proyek pembangunan simulator golf.