Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Keluarga Danil Iswahyudi (40) dan Sukardi (51), warga Desa Majan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, cemas menanti kabar setelah keduanya menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembu, Laut Jawa, Minggu (13/9) dini hari.
Danil, yang akrab disapa Yudi, merupakan sopir truk ekspedisi yang berangkat menuju Banjarmasin bersama kernetnya, Sukardi (51), tetangga rumahnya di Desa Majan. Rumah mereka hanya berjarak beberapa meter.
Danil atau Yudi yang memiliki tiga anak, telah 10 tahun lebih menjalani pekerjaan sebagai sopir truk ekspedisi.
Menurut Milan, truk yang dikemudikan Yudi membawa drum kosong dari Surabaya dan mesin pembuat batako dari Jakarta untuk dikirim ke Banjarmasin.
“Drum itu dari Surabaya, sementara mesin batako dari Jakarta. Dia sudah sering menyeberang ke Kalimantan,” kata Milan.
Yudi sebelumnya lebih sering menggunakan kapal Dharma Rucitra atau Dharma Kartika untuk perjalanan menuju Kalimantan. Namun, dalam beberapa perjalanan terakhir, ia menggunakan KM Virgo Transport 8.
“Jadi ini adalah perjalanan ke-4 menggunakan Virgo Transport 8. Karena ini kan kapal yang baru di rute Surabaya-Banjarmasin,” ujar Milan.
Yudi terakhir berkomunikasi dengan istrinya, Wike Agustina (34), melalui panggilan video pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Yudi mengenakan kaus dan celana berwarna cokelat.
Wike sempat mengambil tangkapan layar wajah suaminya saat panggilan video tersebut.
Foto itu kemudian dikirim kepada petugas untuk membantu proses identifikasi.
“Saya dihubungi, disuruh mengirim foto yang tampak giginya. Kebetulan waktu screenshot giginya kelihatan, itu yang saya kirim,” kata Wike.
Menurut keluarga, Yudi seharusnya tiba di Banjarmasin pada Minggu pagi. Namun, hingga Selasa sore, keluarga belum menerima kabar mengenai keberadaannya.
“Harusnya Minggu pagi dia sudah tiba di Banjarmasin. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujar Milan.
Wike kini memantau perkembangan pencarian melalui teman-teman Yudi yang berada di Banjarmasin. Ia berharap suaminya segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Sebagai ibu tiga anak, Wike mengaku tetap berusaha tegar sembari menunggu kepastian mengenai kondisi suaminya.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.