Elephants

Kejati dan Pemprov Sumut perkuat kolaborasi kawal pembangunan daerah - ANTARA News Sumatera Utara

October 15, 2026

Medan (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut) dan Pemerintah Provinsi Sumut memperkuat kolaborasi guna memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan sesuai ketentuan hukum.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin mengatakan, siap memberikan dukungan melalui penegakan hukum serta pengawalan dan pendampingan terhadap pelaksanaan pembangunan di Sumut.

"Dari aspek penegakan hukum, kami akan melakukan yang terbaik buat Sumatera Utara.
Dari segi pembangunan, kami akan melakukan pengawalan dan pendampingan," ujar Muhibuddin di Medan, Selasa.

Ia mengatakan, kolaborasi tersebut akan dipegang teguh agar pembangunan di Sumatera Utara tidak mengalami hambatan dari aspek hukum.

Ia menilai, koordinasi antarlembaga diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan tertib, transparan, dan akuntabel dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.

Gubbernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi kerja sama Kejati Sumut dengan pemerintah daerah yang dinilai mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.

“Kolaborasi itu tentunya memperkuat pembangunan ke depan. Kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Kejaksaan Tinggi Sumut atas kerja sama yang luar biasa, terkhusus beberapa waktu belakangan ini," ucapnya.

Ia mengatakan, keberhasilan dan perbaikan nyata yang dilakukan kejaksaan tentu sangat membantu tugas-tugas pemerintah daerah tersebut.

Ia berharap sinergi antarPemprov Sumut dan Kejati Sumut dapat terus diperkuat untuk mendukung percepatan pembangunan serta mengantisipasi persoalan hukum yang berpotensi menghambat pelaksanaan program pemerintah.

Pewarta: M. Sahbainy Nasution dan Aris Rinaldi Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.