Kebakaran di Gang Sari Palangka Raya hanguskan 25 bangunan
Minggu, 12 Juli 2026 18:39 WIB
FOTO: Petugas pemadam kebakaran pada saat melakukan pemadaman api, di perumahan padat penduduk, di Gang Sari 45, Jalan Dr. Murjani, Kota Palangka Raya, Minggu (12/7/2026). ANTARA/Dokumentasi pribadi.
Palangka Raya (ANTARA) - Sebanyak 25 bangunan di Jalan Dr Murjani, Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ludes dilahap api, Minggu.
"Api berasal dari bagian atas dapur. Diduga karena korsleting listrik. Api cepat sekali membesar karena banyak rumah berbahan kayu dan angin sedang kencang. Ada juga beberapa warga yang mengalami luka ringan," ujar saksi mata, Sauki.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Kobaran api dengan cepat menjalar ke bangunan lain karena sebagian besar rumah terbuat dari kayu dan berdiri saling berhimpitan.
Ketua BPK Kamboja, Sucipto mengatakan, berdasarkan data sementara menunjukkan bangunan yang terbakar terdiri atas 23 rumah, satu barak, dan satu bangunan sekolah.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
"Informasi kami terima melalui grup WhatsApp pukul 13.10 WIB. Tim langsung bergerak. Api berhasil dicegah agar tidak meluas. Saat ini petugas tinggal melakukan pendinginan atau overhaul," ucapnya.
Dia mengatakan proses pemadaman melibatkan puluhan unit Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), BPBD, Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, TNI, Polri, PLN, TSAK, serta Tim Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah. Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga api berhasil dikuasai.
Menurutnya, proses pemadaman sempat terkendala akses menuju lokasi yang sempit, padatnya warga yang melakukan evakuasi, serta terbatasnya sumber air akibat musim kemarau.
"Tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Kami sudah menurunkan tim kesehatan, berkoordinasi dengan BPBD untuk tenda pengungsian, sementara Dinas Sosial menyiapkan dapur umum," ujarnya.
Camat Pahandut, Said Zain Bachsin, mengatakan pemerintah bersama Dinas Sosial, BPBD, pihak kelurahan, dan ketua RT telah melakukan pendataan terhadap seluruh warga terdampak.
Selain menyiapkan lokasi pengungsian, pemerintah juga menyediakan layanan kesehatan dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para korban.
Sementara itu, satu warga dilaporkan sempat pingsan akibat syok dan seorang anggota BPK mengalami luka ringan saat membantu proses pemadaman.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.