Jumat, 24 Juli 2026 - 10:59 WIB
Bandung, VIVA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara bagi masyarakat yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan, seperti begal, dengan hadiah uang tunai hingga Rp 50 juta. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya.
Baca Juga
Kebijakan itu diambil sebagai upaya memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat di tengah keresahan warga terhadap maraknya aksi kriminalitas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, Dedi juga menginstruksikan seluruh unsur petugas keamanan, mulai dari Satpol PP hingga Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), untuk meningkatkan kesiapsiagaan di titik-titik strategis. Patroli malam diminta lebih dioptimalkan dengan menyalakan lampu rotator sebagai tanda kehadiran petugas di lapangan.
Baca Juga
"Yang pertama, mobil patroli harus siaga dalam setiap malam, lampu tanda bahayanya harus terus menyala. Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu. Warga bersiskamling, menjaga diri dan dijaga diri, ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong," kata Dedi dalam unggahannya.
Ilustrasi Begal.
Photo :
- Istimewa.
Baca Juga
Tak hanya menyiagakan aparat, KDM panggilan akrab Dedi Mulyadi juga menyiapkan hadiah bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan, seperti maling, copet, jambret, begal, maupun perampok. Nilai hadiah yang disiapkan berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 50 juta.
Namun, Dedi menegaskan terdapat syarat utama dalam pemberian hadiah tersebut, yakni pelaku harus diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan hidup agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Yang berikutnya, saya memberikan sayembara kepada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta bagi yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," katanya.
Laporan Cepi Kurnia/tvOne Bandung
Pria di Jakbar Buat Laporan Begal Palsu Demi Hindari Cicilan Laptop
Pria berinisial A nekat membuat laporan begal palsu kepada kepolisian demi menghindari kewajiban membayar cicilan kredit sebuah laptop senilai Rp 27 juta.
VIVA.co.id
24 Juli 2026