Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB
Jakarta, VIVA – Marco Bezzecchi kembali merasakan manisnya kemenangan di MotoGP setelah menjuarai Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Pembalap Aprilia Racing itu mengaku keberhasilannya naik podium tertinggi tak lepas dari dukungan tim yang terus mendampinginya melewati masa sulit.
Baca Juga
Bezzecchi tampil impresif dalam balapan utama MotoGP Mandalika. Dia terlibat persaingan ketat dengan Raul Fernandez sebelum akhirnya finis di posisi pertama dengan keunggulan 4,260 detik atas pembalap Trackhouse Racing tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemenangan ini terasa istimewa bagi Bezzecchi. Selain mengakhiri penantian untuk kembali menjadi juara, pembalap asal Italia itu juga berhasil membayar kegagalannya meraih poin pada Sprint Race sehari sebelumnya.
Baca Juga
Bezzecchi mengungkapkan, kembali ke podium tertinggi sudah menjadi targetnya sejak mengalami cedera di Sachsenring.
“Saya sangat bahagia. Kembali meraih kemenangan sudah menjadi tujuan saya sejak mengalami cedera di Sachsenring, jadi saya sangat senang bisa kembali ke puncak podium,” kata Bezzecchi.
Baca Juga
Dia juga memberikan apresiasi khusus kepada tim Aprilia Racing yang terus bekerja keras dan memberikan dukungan ketika dirinya menghadapi masa-masa sulit.
“Ini merupakan pertarungan yang hebat melawan Raul. Saya rasa tim dan saya pantas mendapatkan kemenangan seperti ini, terutama mereka, karena mereka tak pernah berhenti bekerja dan terus mendukung saya melewati masa-masa sulit,” ujarnya.
Bezzecchi Menang Setelah Duel Sengit dengan Raul Fernandez
Perjalanan Bezzecchi menuju kemenangan di Mandalika tidak berjalan mudah. Raul Fernandez yang memulai balapan dari pole position langsung memberikan perlawanan sejak lap pertama.
Bezzecchi sempat mengambil alih posisi terdepan saat memasuki Tikungan 1. Namun, Fernandez segera membalas dan kembali memimpin balapan.
Persaingan keduanya berlangsung ketat sepanjang paruh pertama lomba. Pada lap kesembilan, jarak Bezzecchi dengan Fernandez menyusut hingga kurang dari setengah detik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Bezzecchi terus memberikan tekanan, tetapi Fernandez mampu mempertahankan keunggulannya. Pada lap ke-12, jarak keduanya kembali melebar menjadi sekitar setengah detik.
Kesempatan untuk merebut posisi terdepan akhirnya datang pada lap ke-19. Bezzecchi melancarkan manuver di Tikungan 1 dan berhasil menyalip Fernandez.
Halaman Selanjutnya
Setelah kehilangan posisi pertama, Fernandez kesulitan mengejar Bezzecchi yang mulai memperlebar jarak. Hingga balapan berakhir dalam 27 lap, pembalap Aprilia Racing itu tidak lagi terkejar.