AKURAT.CO Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka angkat bicara menanggapi hasil survei Celios terkait dua tahun kinerja pemerintahan.
Gibran menyatakan bahwa pihaknya menghargai hasil survei maupun kritik yang disampaikan masyarakat dan lembaga independen. Kritik yang ada menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintah.
"Saya menghargai setiap hasil survei, kajian, maupun kritik yang disampaikan oleh masyarakat dan lembaga independen. Bagi saya, semua itu adalah bagian dari demokrasi sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah untuk terus memperbaiki diri," jelasnya, melalui keterangan resmi, Selasa (13/10/2026).
Menurut Gibran, kritik yang ditujukan kepada pemerintah harus direspons dengan peningkatan kinerja serta perbaikan kebijakan.
Ia menekankan pentingnya menjadikan hasil evaluasi sebagai dasar untuk memperbaiki kebijakan dan cara kerja pemerintah, agar mampu menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.
Baca Juga: Waketum Golkar Tak Percaya Survei Celios yang Sudutkan Bahlil: Seperti Konspirasi Politik
"Baik melalui evaluasi serta perbaikan kebijakan dan cara kerja, untuk memastikan kehadiran pemerintah semakin dirasakan masyarakat dan menjawab permasalahan masyarakat di lapangan," tegas Gibran.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menjelaskan, penilaiannya terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka selama dua tahun.
Survei tersebut dilakukan bersama kabinet bayangan. Penilaian berkaitan dengan kinerja presiden dan wakil presiden dilakukan kepada dua kelompok yaitu kalangan ahli dan masyarakat umum.
Ia mengungkapkan, berdasarkan survei, penilaian kalangan ahli, Prabowo mendapat skor 2,8 dari 10, sedangkan Gibran memperoleh nilai 2,2 dari 10.
"Kalau ahli bilang itu 2,8 dari 10. Jadi kalau sekolah ini teman-teman bisa nanti menyimpulkan sendiri kira-kira lulus tidak ujian kepemimpinannya," kata Bhima.